Ponsel kelas menengah jadi malaikat penolong Samsung di Eropa

Model flagship seperti Galaxy S dan Galaxy Note mungkin juga menjadi bintang pertunjukkan, tetapi model kelas menengah lebih menarik perhatian orang untuk membelinya.

Ponsel kelas menengah jadi malaikat penolong Samsung di Eropa

Samsung memiliki alasan kuat untuk menghadirkan ponsel kelas menengah lantaran dapat membantunya keluar dari kemerosotan keuntungan. Canalys memperkirakan bahwa perusahaan ini berkembang di Eropa pada kuartal kedua tahun 2019 berkat sebagian dari ponsel kelas menengahnya, pangsa pasarnya melonjak menjadi 40,6 persen dibandingkan 33,9 persen pada tahun lalu.

Angka pangsa pasar itu berjumlah 18,3 juta ponsel. Dengan demikian, figur ini mewakilkan tiga dari lima pengiriman ponsel teratas, semuanya adalah model seri A yang lebih terjangkau seperti Galaxy A50 (yang mewakili sekitar 3,2 juta unit dengan sendirinya). Model flagship seperti Galaxy S dan Galaxy Note mungkin juga menjadi bintang pertunjukkan, tetapi model kelas menengah lebih menarik perhatian orang untuk membelinya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Harga Galaxy Fold 2 Rp30 juta, apa tetap laris manis?

Samsung garap 5 nm Exynos 1000 SoC

10 Ribu Samsung Galaxy Fold habis dipesan dalam 30 menit


Hal tersebut menampikan pemenang lain dalam kuartal yang sama. Pangsa pasar Xiaomi hampir tumbuh setengah hingga 9,6 persen berkat ponsel harga menengah seperti Redmi Note 7.

Sayangnya performa tersebut tidak berjalan baik pada pabrikan lain. Tampaknya Huawei telah terhuyung-huyung dari efek daftar hitam Amerika Serikat, menurun ke pangsa pasar 18,8 persen. Produsen ponsel Nokia, HMD Global juga menderita di pasar ini. Tidak mengherankan, model yang paling populer adalah iPhone XR yang relatif terjangkau, biaya masih menjadi perhatian bahkan di ruang ponsel premium.

Peringkat ini mungkin tidak bertahan lama. Fokus baru Samsung pada ponsel kelas menengah dapat tetap berada di depan, tetapi Huawei menghadapi masa depan yang suram jika tidak dapat mengandalkan Android. Xiaomi juga dapat menikmati lebih banyak pertumbuhan signifikan berkat kerjasama dengan operator ponsel 5G lebih awal. Sementara itu, Apple kemungkinan hanya beberapa minggu lagi dari memperkenalkan gelombang baru iPhone yang dapat mencakup iPhone XR dengan kamera belakang ganda. Demikian dilansir dari Engadget (12/8).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: