sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
Jumat, 05 Okt 2018 11:35 WIB

Pengiriman smartphone di 2019 diprediksi menyusut

Pengiriman smartphone secara global diperkirakan akan menurun pada 2019. Namun 5G akan membantu memulihkannya.

Pengiriman smartphone di 2019 diprediksi menyusut
(Foto: Shutterstock)

Pengiriman smartphone global diperkirakan akan turun pada 2019. Kendati begitu, hadirnya 5G akan membantu industri kembali meningkat. Apalagi, beberapa operator baik di Indonesia maupun di mancanegara, gencar mempersiapkan diri menyambut jaringan 5G.

Mengacu riset yang dilakukan Digitimes Research, pengiriman smartphone global diperkirakan turun di bawah 1,5 miliar unit pada 2019. Pengiriman yang stagnan di pasaran memang telah diantisipasi cuku lama. Namun penurunan kali ini disebut-sebut sebagai penurunan yang sebenarnya.

Counterpoint Research memperkirakan sekitar 1,55 miliar smartphone terjual di seluruh dunia pada tahun lalu. Jumlah itu sedikit meningkat dibanding 1,51 miliar di 2016. Perusahaan riset itu juga melaporkan penurunan penjualan 3 persen dari tahun ke tahun, dalam pengiriman Q1 dan Q2 menyusut 2 persen.

Oleh karenanya, kemungkinan pasar akan mendapati penurunan tahunan pertama di 2018, diikuti penurunan kecil lainnya, atau angka pengiriman yang stagnan di tahun depan. Untungnya masih ada secercah harapan di mana Digitikes memproyeksikan permintaan unit smartphone 5G yang mulai muncul di 2020.

Dilansir Phone Arena, Jumat (5/10), pengiriman smartphone diprediksi kembali menunjukkan angka lebih dari 1,5 miliar unit di tahun ini. Peningkatan yang sama akan terjadi di 2023, dengan jumlah pengiriman mencapai 1,7 miliar. Tak begitu mengesankan memang, namun pencapaian itu akan mewakili pertumbuhan industri jangka panjang.

Meski jumlah pengiriman smartphone diperkirakan menurun di 2019, hal tersebut tampaknya tak akan berimbas pada posisi vendor besar yang menguasai pasar. Digitimes menyebut, Samsung, Apple, Huawei, Xiaomi, Oppo, dan Vivo tetap bertahan pada posisi mereka sebagai vendor besar global. Disisi lain, HMD Global diperkirakan akan terus berkembang dengan ponsel merek Nokia, mengalahkan Meizu, TCL, Asus , serta ZTE.

Share
×
tekid
back to top