sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
Senin, 10 Feb 2020 14:00 WIB

Pengguna Windows 7 mengeluh tak bisa matikan perangkat

Jika ternyata ada bug di sistem operasi tersebut, maka pihak Windows akan merasa malu karena ini kali kedua bug terjadi setelah pencabutan dukungan Windows 7.

Pengguna Windows 7 mengeluh tak bisa matikan perangkat

Microsoft secara resmi telah mengakhiri dukungan Windows 7 pada pertengahan Januari 2020. Hal ini membuat para pengguna tidak lagi akan mendapatkan pembaruan apapun meski komputer atau laptop mereka terkena masalah, yang merupakan mimpi buruk bagi pengguna.

Benar saja, belum ada satu bulan Microsoft mencabut dukungan terhadap sistem operasi (OS) mereka tersebut, sebuah masalah besar terjadi. Dalam forum Microsoft, Reddit, dan beberapa situs micro blogging lain, para pengguna Windows 7 mengeluhkan masalah di perangkat mereka.

Banyak pengguna Windows 7 mengeluhkan bahwa perangkat mereka tidak bisa dimatikan. Namun keluhan yang paling parah adalah  saat perangkat pengguna berhasil dimatikan, mereka malah tidak dapat menyalakan perangkat PC atau laptop mereka lagi.

Pesan yang diterima oleh para pengguna berbunyi “Anda tidak memiliki izin untuk mematikan komputer ini.” Engadget (10/2/2020) melaporkan, beberapa pengguna dapat mengakali hal ini dengan menjalankan Group Policy Editor melalui Command Line untuk “memaksakan memberi akses”. Tapi, hal ini tidak seharusnya terjadi.

Beberapa pengguna lainnya mengklaim dapat mematikan perangkat mereka dengan menonaktifkan beberapa layanan pembaruan Adobe. Tetapi, hingga saat ini masih belum dapat dipastikan bahwa aplikasi tersebut yang menyebabkan hal ini terjadi.

Juru bicara Microsoft mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan itu "secara aktif menyelidiki" kekurangan itu. Namun dia tidak menjelaskan apakan perusahaan software asal Amerika tersebut akan memberikan pembaruan atau tidak.

Jika ini ternyata merupakan bug Windows dan bukan produk dari aplikasi pihak ketiga yang bandel, hal ini bisa menjadi hal yang memalukan bagi Microsoft. Pasalnya mereka harus melakukan perbaikan kesalahan wallpaper di Windows 7 hanya beberapa minggu setelah dukungan untuk sistem operasi berakhir.

Share
×
tekid
back to top