Pengguna Samsung Galaxy S10 Plus keluhkan masalah sinyal

Masalah ini mencuat di situs komunitas Samsung AS. Salah satu posting-an pengguna terkait masalah itu bahkan dibalas oleh ratusan pengguna lainnya.

Pengguna Samsung Galaxy S10 Plus  keluhkan masalah sinyal (Foto: Trusted Reviews)

Pemilik Samsung Galaxy S10 dan S10 Plus di Amerika Serikat (AS) mengeluhkan masalah sinyal yang lemah pada beberapa operator yang mereka gunakan. Hal ini dialami hampir semua pengguna operator yang berbeda di Amerika.

Pengguna yang memakai smartphone baru Samsung tersebut merupakan pelanggan Sprint, AT&T, dan T-Mobile. Mereka mengeluhkan masalah yang sama, dimana handset tak mampu mempertahankan sinyal yang kuat untuk data seluler dan wifi. 


BACA JUGA

Samsung bakal hadirkan smartphone lipat clamshell

Galaxy A90 bakal pakai Snapdragon 855

Tablet Samsung mendatang bakal ditenagai Snapdragon 710


Masalah ini mencuat di situs komunitas Samsung AS. Salah satu posting-an pengguna terkait masalah itu bahkan di balas oleh ratusan pengguna lainnya, yang mayoritas mengalami kendala serupa. Sementara itu, pengguna lainnya mengeluh mereka tak bisa mengirim pesan multimedia dan melakukan panggilan melalui wifi.

"Saya tidak mengalami masalah selain jaringan, sejak saya mendapatkan S10+ dan sepertinya tak ada yang memahami apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya," kata salah satu pengguna di forum itu. 

Android Police turut melakukan pengujian guna mengonfirmasi masalah itu. Menurut situs itu, Galaxy S10 Plus memiliki kekuatan sinyal yang sangat rendah jika dibandingkan dengan Galaxy S9, Pixel 3, dan OnePlus 6T. 

Dalam beberapa kasus, kemungkinan masalahnya berkaitan dengan band tertentu yang digunakan pengguna S10 Plus untuk terhubung ke jaringan. Di jaringan Sprint misalnya, ketika band 41 dan band 25 dinonaktifkan, maka masalah jaringan itu bisa teratasi. 

Kendala pada smartphone seri terbaru memang bukan lagi hal yang mengejutkan. Sebelumnya pengguna juga mengeluhkan masalah pemindai sidik jari di layar S10 dan S10 Plus. Namun kemudian Samsung segera merespons dengan menjanjikan solusi melalui pembaruan.

"Mungkin ada banyak peluang dimana pengguna mendapati pemindai sidik jari tidak berfungsi dengan baik ketika Anda berada di lingkungan yang kering, atau ketika kulit jari Anda benar-benar kering, serta ketika sidik jari Anda tergores," kata Samsung melalui situs resminya.

"Akurasi (pemindai sidik jari) telah ditingkatkan melalui pembaruan software pertama baru-baru ini, hanya dalam sepekan sejak diluncurkan, dan kami akan terus memberikan pembaruan agar pemindainya bekerja lebih baik."

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: