sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
Rabu, 24 Feb 2021 13:38 WIB

Adjust: pengguna layanan OTT meningkat sepanjang 2020

Dalam survei yang diadakan oleh Adjust, ternyata sepanjang 2020 ini terlihat adanya lonjakan pengguna OTT.

Adjust: pengguna layanan OTT meningkat sepanjang 2020
Credit : Pixabay

Adjust baru saja mengumumkan hasil penemuan mereka terhadap penggunaan layanan streaming Over The Top (OTT) selama masa pandemi ini. Seperti diketahui, saat berada di rumah, orang-orang beralih ke layanan streaming sebagai cara mengusir kebosanan.

Dalam survei yang mereka lakukan di beberapa negara, mereka berhasil mendapatkan 8.000 responden dari AS, Inggris, Jerman, Turki, Jepang, Singapura, Korea, dan Tiongkok. Mereka mengatakan, 84% responden menggunakan smartphone untuk streaming konten dalam jumlah yang sama atau bahkan lebih banyak sejak adanya pembatasan sosial.

Secara rata-rata, lebih dari setengah pengguna yang disurvei atau sekitar 52,5% mengatakan bahwa mereka lebih banyak melakukan streaming melalui smartphone sejak pembatasan sosial diberlakukan.

Hanya 12% pengguna yang lebih sedikit melakukan streaming, yang artinya jumlah pengguna yang menggunakan smartphone untuk streaming konten video empat kali lipat lebih banyak sepanjang 2020 kemarin.

Mereka juga menemukan bahwa kebiasaan streaming semakin populer di berbagai generasi di negara mobile-first. Secara keseluruhan, hampir 90% pengguna berusia 55 tahun ke atas di Tiongkok (89,8%) dan di Turki (88,9%) mengatakan bahwa mereka melakukan streaming melalui ponsel setiap hari atau setidaknya lebih dari sekali seminggu.

“Perubahan signifikan dalam rutinitas streaming seluler di seluruh dunia dan lintas generasi telah menciptakan peluang yang luar biasa bagi industri periklanan dan menciptakan peran baru bagi analytics seluler,” kata Dr. Gijsbert Pols, lead product strategist Adjust dalam siaran pers yang diterima redaksi Tek.id (24/2).

“Dengan memahami tentang cara dan waktu pengguna melakukan streaming, serta channel dan kampanye yang memberikan dampak pemasaran paling signifikan, potensi untuk mengembangkan basis pengguna yang loyal dengan nilai umur  yang tinggi menjadi  tidak terbatas secara virtual.”

Mereka juga melihat bahwa kaum milenial, kelompok pengguna streaming seluler yang paling besar, juga menonton untuk durasi yang paling lama. Rata-rata durasi para milenial melakukan streaming sedikit di atas 90 menit (94,2), diikuti oleh Gen Z yakni sedikit di bawah 90 menit (87,6).

Di sisi lain, pengguna berusia 55 tahun ke atas mungkin tampak tertinggal di dataset, tetapi durasi sesi rata-rata selama 65 menit menunjukkan bahwa kelompok audience ini semakin tertarik menggunakan aplikasi streaming.

Para pengguna juga mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk layanan streaming. Korea misalnya memiliki pengeluaran terbesar yakni USD42,68 atau Rp596 ribu per bulan, kemudian ada AS dengan USD33,58 atau Rp470 ribu per bulan dan Inggris sebesar USD34,82 atau Rp487 ribu per bulan.

Share
×
tekid
back to top