Peneliti kembangkan aplikasi untuk kejahatan skimmer di SPBU

Para peneliti mengatakan bahwa mereka terkejut aplikasi yang dikembangkannya mendeteksi begitu banyak skimmer, terutama mengingat banyak pom bensin sudah melakukan inspeksi manual.

Peneliti kembangkan aplikasi untuk kejahatan skimmer di SPBU Source: Pexels

SPBU adalah target utama untuk melakukan pencurian informasi (skimmer) kartu kredit. Dengan demikian para ilmuwan di University of California San Diego baru saja mengembangkan aplikasi yang dapat membantu penegak hukum menangkap pencuri sebelum mereka berhasil mengambil data kartu kredit kamu. Dilansir dari Engadget (15/8), aplikasi ini diberi nama Bluetana yang mendeteksi Bluetooth skimmer di pom bensin.

“Penjahat skimmer biasanya mengunduh data kartu kredit dari kendaraannya,” kata mahasiswa komputer di University of California, Nishant Bhaskar. Aplikasi Bluetana bertujuan untuk mempersulit para penjahat yang melakukan skimmer.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Jumlah korban aplikasi pelacak di Android meningkat 35% 

Sejumlah konten baru segera tayang di Hooq

25 aplikasi malware kembali ditemukan di Play Store, hapus saat ini juga!


Dalam studi tersebut, ada total 44 penegak hukum dan sukarelawan pemerintah negara bagian yang dilengkapi dengan aplikasi Bluetana selama satu tahun. Bluetana menemukan total 64 skimmer selama periode ini, setelah melakukan pemindaian Bluetooth di 1.185 SPBU di enam negara bagian. Bhaskar menyatakan aplikasi ini dirancang agar menghilangkan kesalahan deteksi kejahatan skimmer. Banyak aplikasi yang keliru mendeteksi sinyal Bluetooth perangkat terdekat, seperti sensor cuaca atau tanda batas kecepatan. Untuk menghilangkan pendeteksian palsu, tim di UCSD menggunakan algoritma berdasarkan pemindaian perangkat Bluetooth yang diambil oleh penguji selama penelitian.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka terkejut aplikasi yang dikembangkannya mendeteksi begitu banyak skimmer, terutama mengingat banyak pom bensin sudah melakukan inspeksi manual. Aplikasi Bluetana bahkan mendeteksi dua skimmer yang telah lolos dari pendeteksian selama enam bulan.

Penipuan itu sendiri cukup menguntungkan bagi pelaku kejahatan karena mereka hanya menggunakan perangkat yang berharga USD20, namun dapat menghasilkan sekitar USD4000 per hari. Para peneliti berharap dengan munculnya kartu chip dan aplikasi Bluetana, hari-hari kejayaan skimmer kartu kredit akan segera berakhir.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: