Peluncuran perdana Red Dead Redemption 2 untuk PC tak berjalan lancar

Para penggemar menyatakan bahwa mereka tidak dapat masuk ke dalam gim Red Dead Redemption 2 karena terdapat banyak bug yang menghalangi mereka.

Peluncuran perdana Red Dead Redemption 2 untuk PC tak berjalan lancar

Para penggemar waralaba Red Dead Redemption di PC hari ini sudah mulai dapat memainkan gim Red Dead Redemption 2. Namun, hanya mereka yang menggunakan Rockstar Launcher saja yang sudah dapat memainkan gim tersebut.

Sayang, peluncuran perdana dari gim tersebut bisa dibilang tidak lancar. Para gamer mengeluhkan bahwa gim mereka tidak dapat dimainkan sama sekali karena gagal memuat kode gim.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Call of Duty Mobile bakal bisa pakai kontroler

Modder berhasil buat mode co-op Devil May Cry 5 lebih menarik

Blizzard pastikan dukungan lintas konsol untuk Diablo 4


Bagi mereka yang beruntung dapat masuk ke dalam gim, mereka juga akan disambut dengan banyak bug. Engadget (7/11/2019) melaporkan, mereka juga mengalami stagnan saat mulai bermain atau merasakan crash yang berulang kali,

Biasanya, para pengembang gim menggulirkan Day 0 patch yang biasanya memiliki konten untuk membasmi bug tersebut. Sayangnya, hingga saat ini Rockstar belum menggulirkan pembaruan apapun untuk mengatasi hal tersebut.

Mereka malah hanya memberikan para gamer petunjuk untuk mengatasi hal tersebut. Mereka memposting cara menyelesaikan masalah ini melalui sebuah postingan di Twitter.

Nah, bagi kalian yang malas membuka situs mereka, kalian bisa lihat dari postingan twitter di bawah. Yang pertama adalah pastikan driver GPU kalian merupakan versi terbaru serta menonaktifkan perangkat lunak anti-virus.

 

 

Untungnya, baru beberapa waktu lalu mereka melakukan pembaruan di launcher Rockstar mereka. Dalam pembaruan ini diharapkan para gamer dapat menyelesaikan masalah mereka dan dapat memainkan Red Dead Redemption tanpa hambatan.

Sekadar informasi, ini bukan pertama kalinya ada sebuah gim yang tak dapat dimainkan sesaat setelah pengguna memasangnya di perangkat mereka EA dan Ubisoft juga pernah melakukan hal yang sama, namun mereka dengan cepat dapat mengatasinya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: