Pelanggan Netflix menurun, CEO salahkan kenaikan harga

Reed Hastings, CEO Netflix mengakui bahwa layanan streaming Netflix kehilangan pelanggan di dua kuartal pertama tahun ini.

Pelanggan Netflix menurun, CEO salahkan kenaikan harga Source: Netflix

Untuk pertama kalinya sejak tahun 2011, Netflix kehilangan pelanggannya di kawasan AS. Setidaknya layanan streaming ini kehilangan sebanyak 130.000 pelanggan di AS dan hanya mampu menjaring 2,7 juta pelanggan global. Padahal sebelum ini, Netflix memiliki target untuk mendapatkan 5 juta pelanggan. 

Dilansir dari TheVerge (18/7), Reed Hastings, CEO Netflix menuding hal ini terjadi karena naiknya harga berlangganan Netflix. Kurangnya konten asli juga menjadi salah satu penyebab layanan ini kurang dapat menjaring pelanggan baru. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Peter Sarsgaard gabung main film The Batman

Cuplikan Wonder Woman 1984 pamerkan setelan baru Diana

Cuplikan Mulan perkenalkan penyihir cantik


“Prediksi kami keliru di seluruh wilayah, tetapi sedikit lebih banyak di kawasan dengan kenaikan harga,” tulis Hastings dalam sebuah surat yang ditujukan untuk para pemegang sahamnya. “Kami tidak percaya kompetisi adalah faktor karena tidak ada perubahan materi dalam lanskap kompetitif selama kuartal kedua, dan intensitas kompetitif dan penetrasi kami bervariasi di seluruh wilayah. 

Kabar itu serta merta menyebabkan turunnya saham Netflix. Surat yang ditujukan pada para pemegang saham itu bertujuan untuk menyatakan bahwa di dua kuartal selanjutnya akan ada pertumbuhan karena musim terbaru beberapa tayangannya mulai rilis, seperti Stranger Things, La Casa de Papel, The Crown dan Orange is the New Black

Untuk diketahui, saat ini Netflix memang menjadi pemimpin di industri streaming, tetapi mau tak mau Hasting dan jajaran eksekutif Netflix harus menyadari bahwa cepat atau lambat, kompetisi di sektor ini akan semakin berkembang. Disney dan Apple sedang bersiap untuk meluncurkan platform streaming mereka sendiri tahun ini. 

Disney diprediksi akan menjadi saingan terberat Netflix. Pasalnya, Disney punya sejumlah besar katalog film yang sejak lama menjadi favorit banyak keluarga. Ditambah lagi, layanan ini hanya mematok harga sebesar USD6.99 per bulan. 

Di sisi lain, Apple kabarnya sudah mengucurkan dana hingga USD15 juta hanya untuk satu episode serial berjudul See. Serial itu menghadirkan Jason Momoa. Jumlah budgetnya bahkan disebut lebih mahal dari Game of Throne yang pernah ditayangkan HBO. 

Namun sikap optimis Hastings patut diacungi jempol. Kendati tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan, ia tetap percaya bahwa di kuartal ketiga, Netflix akan kembali bangkit. 

“Kami meramalkan bahwa di kuartal ketiga, jumlah transaksi Netflix akan bertambah USD7 juta secara global. Perkiraan internal kami saat ini masih menambahkan keuntungan global tahunan dari tahun ke tahun,” tulis Hastings. Ia pun mengatakan bahwa pengguna Netflix akan meningkat menjadi 6,2 juta akun. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: