sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
Kamis, 25 Jun 2020 10:16 WIB

Olympus angkat kaki dari bisnis kamera

Meski demikian, produk kamera baru yang direncanakan untuk hadir pada tahun 2020 akan tetap meluncur sesuai jadwal.

Olympus angkat kaki dari bisnis kamera
Source: Pexels

Setelah beberapa waktu lalu mengumumkan telah mundur dari pasar Korea Selatan, akhirnya Olympus keluar dari bisnis kamera secara global. Sebagai informasi, pabrikan asal Negeri Sakura ini telah menjadi salah satu merek kamera yang paling terkenal dan telah berjalan selama 84 tahun. Dilansir dari PetaPixel (25/6), Olympus telah menandatangani nota kesepahaman untuk menjual divisi kameranya kepada Japan Industrial Partners (JIP), perusahaan yang telah mengakuisisi bisnis Sony VAIO pada 2014.

Olympus dan JIP bertujuan untuk menandatangani perjanjian yang mengikat secara hukum pada tanggal 30 September mendatang. Perusahaan tersebut pertama kali memasuki industri kamera pada tahun 1939 dengan merilis Semi-Olympus I yang menggunakan lensa Zuiko pertama. Selama beberapa dekade berikutnya, Olympus merilis model kamera populer, termasuk Pen pada tahun 1959 dan kamera SLR OM 35 mm yang bersaing dengan Canon dan Nikon.

Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, produsen kamera seperti Olympus telah berjuang untuk tetap menguntungkan karena meningkatnya kamera ponsel sehingga menyebabkan pasar kamera digital terus tergerus. Ketika bisnis kameranya semakin menukik, Olympus menjadi lebih bergantung dan fokus pada bisnis perangkat medisnya.

“Olympus telah menerapkan langkah-langkah untuk mengatasi pasar kamera digital yang sangat parah, karena, antara lain, penyusutan pasar yang cepat karena oleh evolusi ponsel. Kami telah memperbaiki struktur biaya dengan merestrukturisasi basis manufaktur dan memfokuskan pada kamera lensa lepas-tukar,” kata Olympus.

Tetapi upaya perusahaan untuk menarik lebih banyak fotografer agar menggunakan kameranya berujung gagal membawa bisnis yang menguntungkan. Olympus mengatakan bahwa JIP mungkin dapat membuat bisnis kamera Olympus lebih “kompak, efisien, dan gesit” demi mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

OM-D dan Zuiko akan tetap ada melalui penjualan ini, dan perusahaan baru yang dimiliki dan dioperasikan oleh JIP akan bertanggung jawab untuk semua penelitian, pengembangan, dan pembuatan kamera serta lensa. Belum ada informasi lebih lanjut seputar dana yang harus dikucurkan untuk perjanjian ini.

Olympus mengatakan akan melanjutkan bisnis seperti biasa hingga penutupan kesepakatan. Selain itu, produk baru yang direncanakan untuk hadir pada tahun 2020 akan tetap meluncur sesuai jadwal.

Share
back to top