Nintendo akan berhenti rancang konsol gim

Dalam sebuah wawancara dengan Nikkei, Furukawa mengatakan "Kami (Nintendo) tidak benar-benar terpaku pada konsol kami."

Nintendo akan berhenti rancang konsol gim (Foto: Toms Guide)

Nama Nintendo sudah lekat dengan konsol dan video gim. Namun hal mengejutkan justru terlontar dari bos perusahaan asal Jepang tersebut. Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa mengatakan siap menghentikan bisnis konsol dari perusahaannya. Hal itu ia lakukan saat pasar memang menuntutnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Nikkei, Furukawa mengatakan "Kami (Nintendo) tidak benar-benar terpaku pada konsol kami."


BACA JUGA

Dr. Mario World bakal rilis 10 Juli

Resident Evil 5 dan 6 bakal hadir di Switch

Nintendo kembangkan sekuel Legend of Zelda


Sebagai gantinya, Nintendo akan tetap menghadirkan pengalaman gim seperti dalam konsol mereka, Nintendo Switch.

"Saat ini kami menawarkan Nintendo Switch yang dikembangkan secara unik beserta software-nya. Itulah yang mendasari bagaimana kami menghadirkan 'pengalaman Nintendo'. Itulah yang dikatakan perubahan teknologi," kata Furukawa.

"Kami akan terus berpikir fleksibel tentang bagaimana menyampaikan pengalaman itu seiring berjalannya waktu."

Dilansir Techspot (10/1), Nintendo telah menjual sekitar 23 juta unit Switch. Diprediksi perusahaan itu masih akan menjual 17,3 juta unit lagi di sepanjang tahun 2019.

"Sudah lebih dari 30 tahun sejak kami mulai mengembangkan konsol.. Dalam jangka panjang, mungkin fokus kami sebagai sebuah bisnis bisa bergeser dari konsol rumahan," ujarnya.

Furukawa sebelumnya telah menyatakan kekaguman pada gim smartphone. Dia bahkan menyebut akan membangun sebuah operasi di bidang itu, dan menjadikannya bisnis senilai CNY100 miliar.

Belum bisa dipastikan bahwa Switch tidak akan menjadi konsol rumahan terakhir Nintendo. Pasalnya Microsoft dan Sony masih merancang perangkat gim streaming. Namun yang jelas, Nintendo akan menghentikan konsolnya jika pasar memang memintanya, sebagaimana dikatakan Furukawa.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: