Microsoft ingin kurangi tingkat ‘toxic gamer’

Kepala Microsoft Xbox, Phil Spencer melakukan inisiasi untuk menekan tingginya tingkat ‘toxic gamer’ dengan berbagai cara.

Microsoft ingin kurangi tingkat ‘toxic gamer’ Ilustrasi bermain gim (Pexels)

Komunitas gim merupakan salah satu komunitas paling besar di seluruh dunia. Namun, bak pisau bermata dua, bukan hanya komunitas yang positif saja yang bermunculan. Komunitas negatif alias ‘toxic gamer’ juga banyak bermunculan.

Biasanya, para ‘toxic gamer’ melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan. Beberapa contoh di antaranya seperti pelecehan seksual secara verbal serta sikap yang merasa dirinya lebih superior karena bermain gim tertentu.


BACA JUGA

Gears of War mobile bakal luncur 22 Agustus

Nvidia bawa Ray Tracing ke game Minecraft

Nvidia boyong layanan streaming gim ke Android


Melihat hal ini, Kepala Microsoft Xbox, Phil Spencer mengungkapkan bahwa dia sudah sadar dengan masalah ini. Dia pun mengatakan, dia sudah menginisiasi Microsoft untuk memerangi masalah ini dengan berbagi solusi dan teknologi dan berkomitmen untuk penegakan yang agresif.

“Pertama, gim adalah untuk semua orang. Tidak ada grup 'yang memiliki' sebuah gim. Tidak peduli apakah Anda baru dalam bermain gim atau penggemar garis keras esports, Anda dipersilakan untuk bermain dan diterima di semua kesenangan dan pengembangan keterampilan yang datang dengan bermain game. Dengan cara ini, ketika semua orang bisa bermain, seluruh dunia menang," kata Spencer.

Spencer mengatakan, dia percaya pada apa yang disebutnya dua kebenaran mendasar untuk bermain game. Pertama, gim adalah media untuk semua orang tanpa memandang usia, jenis kelamin, kebangsaan, orientasi, atau warna kulit Anda. Kedua adalah manfaat gim dapat diakses oleh semua orang di dunia, perusahaan seperti Microsoft dan lainnya perlu memupuk budaya gim dan lingkungan online yang aman, baik melalui kebijakan atau alat dan melalui perubahan positif pada komunitas dan industri itu sendiri.

“Bermain gim haruslah lingkungan yang aman. Menciptakan komunitas adalah pekerjaan yang harus dilakukan oleh semua pihak, dan melindungi komunitas itu penting untuk dikerjakan, jadi, kita semua memiliki kewajiban untuk menjaga keselamatan komunitas, baik dari sisi industri gim dan dari sisi gamer,” paparnya.

“Gaming adalah pintu gerbang ke keterampilan abad ke-21 ini dan ke STEM. Pertimbangkan saja hal ini, seorang gadis remaja yang bermain video gim tiga kali lebih mungkin untuk mengejar gelar STEM. Di antara remaja yang bermain gim online dengan orang lain setiap hari, 74 persen telah berteman online dan 37 persen berteman lebih dari lima teman online.”

Inisiatif ini pun sudah diumumkan awal bulan ini ketika Microsoft secara terbuka memperbarui Standar Komunitasnya. Lebih jauh, Microsoft mengatakan akan memperluas tim keamanannya dalam beberapa bulan mendatang untuk memasukkan suara yang lebih beragam dan serangkaian solusi untuk masalah-masalah umum.

“Tim Xbox Safety kami dijuluki 'Defenders of Joy' karena kami akan membela Anda dengan segala cara yang dimungkinkan secara manusiawi dan teknologi, sehingga bermain gim tetap menyenangkan,” kata Spencer.

“Kami akan mengidentifikasi potensi penyalahgunaan pada platform kami dan akan memperbaiki masalah dengan cepat. Kami juga bermaksud memperluas komposisi tim keselamatan kami sehingga perspektif luas dapat membantu kami mengidentifikasi masalah dan solusi keselamatan di masa depan."

Selain itu, Spencer mengatakan Microsoft akan memberikan alat moderasi kepada Manajer Komunitas di Xbox Live alat moderasi baru yang membantu mengatur perilaku dengan lebih baik dalam sistem Club platform

Perusahaan juga akan merampingkan proses pembuatan akun anak atau remaja dan mengatakan akan memberikan sumber daya untuk program Xbox Ambassadors yang beranggotakan 150 ribu orang untuk membantu menciptakan lingkungan yang mengundang dan aman bagi semua pemain.

Namun yang paling penting adalah rencana Spencer untuk membagikan pengetahuan ini. Microsoft berbagi pengetahuan untuk memerangi bentuk-bentuk terburuk dari penyalahgunaan online dan aktivitas kriminal online.

"Karena kami bermaksud untuk melindungi semua gamer, kami akan secara terbuka berbagi inovasi keselamatan dengan industri kami dengan cara yang sama seperti Microsoft telah membuat teknologi PhotoDNA yang tersedia secara universal untuk semua orang mulai dari polisi hingga industri teknologi untuk memerangi penyebaran pornografi anak," kata Spencer.

“Hari ini, banyak tim yang bekerja di bidang seperti moderasi, riset pengguna, ilmu data, dan lainnya sudah bersekutu dengan mitra industri untuk berbagi wawasan, dan praktik terbaik di bidang keselamatan, keamanan, dan privasi.”

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: