Microsoft enggan Surface Duo mereka disebut ponsel

Microsoft tak ingin publik mengira Surface Duo yang belum lama ini diumumkan adalah sebuah ponsel. Padahal perangkat itu mirip ponsel berlayar ganda.

Microsoft enggan Surface Duo mereka disebut ponsel (Foto: Wccftech)

Microsoft tak ingin publik mengira Surface Duo yang belum lama ini diumumkan adalah sebuah ponsel. Namun alasannya jauh dari sisi teknis. Sebagaimana diketahui, Surface Duo memiliki konsep menempelkan dua layar 5,6 inci dengan engsel di antara layar tersebut. 

Perangkat ini memiliki modem untuk terhubung ke jaringan dan melakukan panggilan telepon. Bahkan perangkat ini juga berjalan dengan sistem operasi Android. Dari kemampuannya, bagaimana pun perangkat itu memang layak disebut ponsel. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Bill Gate : Windows Mobile bisa sukses jika tanpa ada isu anti-monopoli

iFixit: Surface Pro X sangat mudah diperbaiki

Microsoft segera luncurkan Chromium Edge 15 Januari mendatang


Dilansir Cnet (8/10), Panos Panay, Chief Product Officer Microsoft bahkan terdengar kesulitan menyangkal bahwa Surface Duo adalah ponsel. Selama presentasi peluncuran di New York, dia mengakui media kemungkinan akan merujuk perangkat itu sebagai ponsel seolah tak peduli bagaimana dia menjelaskannya.

"Jangan keliru.. Ini adalah perangkat Surface," ujar Panay meluruskan.

Surface Duo diumumkan Microsoft tepat di saat minat pada perangkat berlayar ganda sedang meningkat. Galaxy Fold besutan Samsung menunjukkan layar lipat dengan engsel yang tak tampak di layar. Sayangnya beberapa laporan menunjukkan layar ponsel lipat itu bermasalah. Microsoft sendiri tampaknya ingin menunjukkan bahwa perangkatnya lebih baik ketimbang ponsel lipat yang ringkih.

Di Surface Duo, Microsoft berupaya menawarkan perangkat seluler dengan layar ganda disertai kaca yang kokoh. Lantas mengapa Surface Duo tak bisa disebut ponsel?

Ponsel atau perangkat Surface sebagaimana julukan Microsoft untuk Surface Duo, perbedaan utamanya pada pemaknaannya saja. Kemungkinan itu hanya strategi pemasaran Microsoft sebagai cara untuk memalingkan penjelasan mengapa perusahaan mencoba menjual ponsel Android setelah sekian lama mengembangkan Windows. Ada juga kemungkinan Microsoft tidak nyaman mengakui kekalahannya setelah menutup bisnis ponsel di tahun 2016 sehingga Lumia 650 menjadi ponsel terakhir yang menjalankan Windows Mobile.

"Surface Duo mampu melakukan lebih dari sekedar panggilan telepon - Surface adalah layar ganda yang pas di saku Anda, menyatukan yang terbaik dari pengalaman produktivitas Microsoft, aplikasi Android, serta desain hardware Surface ke dalam satu perangkat," kata juru bicara Microsoft melalui email.

"kami merangkul pelanggan dimana mereka berada dan membangun teknologi yang mereka gunakan dengan keuntungan yang hanya bisa dibawa oleh Microsoft. Kami membangun di atas Android, sama seperti kami telah membangun di atas Chromium di browser Edge kami, utnuk memberikan pelanggan kami yang terbaik dari kedua perusahaan."

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: