sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
Jumat, 18 Sep 2020 11:20 WIB

MediaTek perpendek jarak dengan Qualcomm

Di kuartal kedua 2020, MediaTek berhasil memperpendek gap dengan Qualcomm. Sementara itu, keduanya berusaha mengisi kekosongan yang nantinya akan ditinggalkan Huawei.

MediaTek perpendek jarak dengan Qualcomm

MediaTek dilaporkan berhasil memperpendek gap pangsa pasarnya dengan Qualcomm. Laporan terbaru dari Counterpoint menunjukkan kalau di kuartal kedua tahun 20020, MediaTek berhasil menguasai 26% pangsa pasar. Di sisi lain, Qualcomm, kendati masih memiliki porsi paling besar, namun hanya mampu menguasai 29% saja. 

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, prestasi MediaTek meningkat. Sementara Qualcomm justru mengalami penurunan.Untuk diketahui, di kuartal kedua 2019, Qualcomm berhasil menguasai pasar dengan mengakuisisi 33%. Sementara MediaTek hanya berada di angka 24%. Dengan kata lain, di saat Qualcomm menurun, MediaTek justru merangkak naik. 

Di waktu yang sama, HiSilicon dilaporkan juga berhasil melampaui Samsung. Sama halnya dengan Qualcomm, Samsung juga mengalami penurunan di kuartal kedua tahun ini. Di kuartal kedua tahun ini, HiSilicon memiliki pangsa pasar sebesar 16%, sementara Samsung berada di angka 13%. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Samsung masih lebih unggul dengan perolehan 16%. Di tahun ini, HiSilicon mengalami peningkatan dari perolehan tahun lalu yang hanya 12%. 

Huawei mendulang keuntungan besar di negaranya sendiri. Meski begitu, pasarnya dilaporkan sangat kecil di luar negaranya, seperti Amerika Utara dan Asia. Tidak hanya itu, Huawei kemungkinan akan mengakhiri kiprah chipset Kirin karena pembatasan pasokan yang berlaku sejak 15 September lalu. 

Berkaitan dengan absennya Huawei di pasar chip ini, ruang ekspansi makin terbuka bagi beberapa manufaktur chip. Persaingan antara Qualcomm dan MediaTek diprediksi akan makin ketat. Shobhit Srivastava, Research Analyst mengatakan bahwa vendor Tiongkok akan menjadi kunci bagi Qualcomm dan MediaTek. 

“Oppo, vivo, realme dan Xiaomi akan menjadi kunci bagi Qualcomm dan MediaTek untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Huawei di segmen menengah. Sementara itu, Qualcomm akan diuntungkan di segmen premium, terutama di Tiongkok dimana Huawei menguasai 40% pasar premium.” 


 

Share
×
tekid
back to top