Lupakan tablet lipat, Lenovo kembangkan laptop dengan layar lipat

Hingga saat ini, pihak Lenovo mengaku masih mengembangkan laptop dengan layar lipat ini, dan baru akan diperkenalkan paling cepat 2020 mendatang.

Lupakan tablet lipat, Lenovo kembangkan laptop dengan layar lipat Laptop layar lipat Lenovo (Engadget)

Tren smartphone saat ini sedang menuju ke perangkat tablet yang dapat dilipat. Beberapa vendor, seperti Samsung dan Huawei telah secara resmi memperkenalkan perangkat lipat mereka, Samsung dengan Galaxy Fold dan Huawei dengan Mate X mereka.

Namun, Lenovo tampaknya ingin membawa tren ini ke level selanjutnya. Dalam sebuah acara khusus, mereka pun memperkenalkan laptop dengan layar lipat pertama yang sedang dikembangkan oleh mereka.


BACA JUGA

Yoga S940, laptop Lenovo yang bisa kamu gerakkan dengan mata

Tantang pasar laptop gaming Rp20 juta-an, HP luncurkan Omen 15

Setelah absen dua tahun, HP Omen X 2S sambangi Indonesia lagi


Sama seperti smartphone dengan layar lipat, Lenovo juga menggunakan layar dengan panel OLED. Soal ukuran layar, laptop purwarupa mereka tersebut akan memiliki layar sebesar 13,3 inci.

Engadget (14/5/2019) melaporkan, laptop ini juga memiliki mekanisme layar yang sama dengan Samsung. Lenovo juga menyematkan magnet di beberapa titik bingkai layar. Jadi, pada saat layar ditutup, tidak akan terbuka dengan sendirinya.

Engsel dari layar tersebut juga cukup kokoh. Pengguna dapat dengan mudah melipat layar di sudut manapun tanpa harus takut untuk jatuh. Selain itu, perusahaan asal China tersebut berhasil membuat layar dari laptop ini bebas dari bekas guratan di layar setelah dilipat beberapa kali.

Pengguna juga dapat menggunakan laptop ini sebagaimana laptop biasa. Saat tidak dilipat, pengguna bisa memutar laptop ini secara vertikal, dan didirikan di meja dengan menggunakan penyangga yang terdapat di bagian belakang perangkat.

Pada mode ini, pengguna dapat memasangkan keyboard bluetooth untuk mengerjakan pekerjaan yang harus dilakukan. Sedangkan pada saat dilipat setengah, pengguna dapat menggunakan keyboard virtual.

Laptop ini akan menggunakan prosesor Intel, yang biasa dipakai di perangkat laptop, bukan prosesor mobile. Namun, mereka menegaskan meski tidak menggunakan prosesor mobile, namun laptop ini akan tetap terkoneksi ke jaringan.

Terakhir, Lenovo pun menegaskan bahwa mereka menargetkan akan membuat laptop ini bisa bertahan seharian penuh. Mereka pun akan memiliki banyak tantangan untuk menyematkan baterai besar namun tetap menjaga ketipisan dari laptop tersebut.

Sayang, bagi Anda yang ingin segera meminang laptop tersebut, pihak Lenovo masih mengembangkan laptop ini. Mereka mengaku, paling cepat laptop ini baru akan mereka perkenalkan pada 2020 mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: