Lini cloud dan gaming jadi sumber pendapatan terbaik Microsoft di 2018

Lini gim dan Xbox dikabarkan mendapatkan peningkatan hingga 44 persen ke angka USD2,7 miliar atau Rp41 triliun. Sebagian besar berasal dari penjualan Xbox.

Lini cloud dan gaming jadi sumber pendapatan terbaik Microsoft di 2018 Microsoft (Windows Central)

Microsoft baru saja merilis laporan pendapatan untuk kuartal terakhir 2017 serta kuartal pertama tahun 2018. Dalam laporan tersebut terlihat jika berbagai unit bisnis mereka terlihat memiliki pendapatan yang lebih baik jika dibandingkan tahun lalu.

Perusahaan perangkat lunak asal Amerika tersebut menyebutkan jika pendapatan keseluruhan mereka naik 19 persen yang memiliki selisih hingga USD29,1 miliar atau Rp442,2 triliun. Sedangkan untuk laba bersih, mereka berhasil meraup USD8,8 miliar atau Rp133,7 triliun dan mewakili peningkatan 34 persen dari tahun sebelumnya. 


BACA JUGA

Microsoft tarik laptop Huawei dari toko online di AS

Microsoft beri bocoran terkait konsol next-gen mereka

Karena biaya, Pemerintah Korea Selatan hijrah ke Linux


Namun, di antara banyaknya unit bisnis yang dimiliki oleh Microsoft, ada beberapa lini yang menyumbang pendapatan terbanyak. Beberapa diantaranya adalah lini cloud dan gaming yang meningkat cukup signifikan.

Pendapatan gim dan Xbox dikabarkan meningkat hingga 44 persen ke angka USD2,7 miliar atau Rp41 triliun. Sebagian besar ditopang dari penjualan Xbox yang meningkat hingga 94 persen jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.

Akan tetapi, Engadget (25/10) melaporkan bahwa pertumbuhan paling tinggi didapatkan dari layanan cloud mereka, Azure. Lini ini berhasil meningkat sebesar 76 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, yang menyebabkan pendapatan dari lini cloud mencapai USD8,6 miliar atau Rp130,7 triliun.

Tak ketinggalan, pertumbuhan yang cukup tinggi pun dicatatkan dari lini perangkat keras, seperti lini Surface mereka. Pendapatan dari lini ini meningkat 14 persen ke angka USD1,2 miliar atau Rp18,2 triliun.

Pendapatan ini mengukuhkan lini hardware Microsoft tumbuh 15 persen secara keseluruhan ke angka USD10,7 atau Rp162,6 triliun.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: