LG gempur Indonesia dengan home appliance bertenaga AI dan IoT

Pengguna dapat mengontrol perangkat LG mereka yang terhubung ke internet walau mereka ada di negara lain.

LG gempur Indonesia dengan home appliance bertenaga AI dan IoT

Tren Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) semakin kentara di Indonesia. Banyak peralatan rumah tangga, yang kini menawarkan konsep IoT untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya.

Begitu juga LG, yang melihat pasar connected device yang kian tinggi di Indonesia. Hal inilah yang membawa mereka memperkenalkan jajaran home appliance bertenaga AI dan IoT di Indonesia.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Telkomsel terapkan solusi IoT di truk tangki Pertamina

Alibaba klaim prosesor barunya paling kuat

MediaTek perkenalkan i700, platform AI baru untuk IoT


“Kami selalu memberikan produk inovatif dan tahan lama ke masyarakat Indonesia. Sekarang, kami membawa perangkat yang terhubung dengan AI dan IoT ke Indonesia,” kata President Director LG Electronics Indonesia, Seungmin Park.

Mereka pun membawa beberapa produk dalam ekosistem yang mereka sebut sebagai ThinQ sepanjang 2019 di Indonesia. Sebagai informasi, ekosistem ini sebenarnya sudah mulai diperkenalkan oleh perusahaan asal Korea Selatan tersebut pada 2017 silam di beberapa negara lain.

Untuk lini perangkat bertenaga AI, mereka membawa beberapa produk TV dengan prosesor terbaru mereka yang bernama Alpha Gen 2. Beberapa TV yang mendukung hal ini seperti Oled W9 dan SM 90.

Kemampuan AI yang ada di prosesor tersebut memiliki fitur bernama AI Picture dimana AI akan membantu mempertajam gambar, AI Lighting dimana dapat menyesuaikan cahaya yang dihasilkan layar, serta AI Sound yang dapat mendistribusikan suara sesuai denga laga yang ada di sebuah film.

Tak ketinggalan, TV ini pun kehadiran asisten digital milik Google, yakni Google Assistant. Tak ketinggalan, TV ini juga bisa menjadi ‘jembatan’ ke perangkat IoT LG lainnya.

Sedangkan berbicara mengenai perangkat IoT, mereka pun memiliki banyak pilihan. Mulai dari AC, kulkas, hingga mesin cuci sudah mereka benamkan kemampuan IoT.

Pengguna pun dapat mengkoneksikan semua perangkat di atas ke jaringan WiFi rumah. Semudah menjentikkan jari, pengguna dapat melakukan kontrol ke semua perangkat menggunakan aplikasi bernama SmartThinQ.

“Beberapa hal yang dapat dikontrol meliputi menyalakan dan mematikan AC, merubah suhu AC dan kulkas, dan memulai mesin cuci serta mendapat notifikasi ketika mesin sudah selesai melakukan pencucian,” ujar Head of Marketing LG electronics Indonesia, Jay Jang.

Satu hal yang menarik adalah aplikasi tersebut dapat mengontrol semua perangkat dari jarak jauh, bahkan dari luar negeri. “Tapi, harus dipastikan semua perangkat terhubung ke internet,” sambung Jay.

Sayang, untuk mendapatkan produk ThinQ ini, ada harga yang harus dibayar. Pengguna pun harus membeli perangkat yang harganya bisa mencapai belasan bahkan hingga puluhan juta untuk menikmati fitur tersebut. Tapi, mereka tidak menutup kemungkinan jika di masa depan, pengguna tidak harus merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati fitur tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: