sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
Senin, 10 Mei 2021 16:32 WIB

LG akan jual paten LED ke Tiongkok

LG telah berinvestasi besar-besaran dalam bisnis LED, terutama di area LED Ultraviolet (UV) yang kemungkinan menjadi alasan kesepakatan itu dilakukan.

LG akan jual paten LED ke Tiongkok
Source: Shutterstock

LG Innotek merupakan sebuah perusahaan yang membuat suku cadang ponsel seperti motor getar mini, modul LCD, light-emitting diode (LED), modul kamera, modul pelindung sirkuit, dan lainnya, menjual paten dan peralatan terkait dengan bisnis LED mereka ke perusahan asal Tiongkok. Laporan ini muncul karena pemberitaan dari The Elec.

Berdasarkan informasi tersebut, perusahaan asal Korea Selatan ini bakal membersihkan peralatan yang terkait LED di pabrik Paju mereka dalam waktu sebulan. LG Innotek akan menyerahkan lebih dari 10.000 paten terkait LED kepada perusahaan Tiongkok yang dimaksud.

Dengan menjual hak paten mereka, LG tidak hanya akan mendapat uang tetapi juga akan menghemat sekitar 1 miliar won (Rp12,7 miliar) dalam mempertahankan hak patennya. Dikatakan bahwa LG memulai pembicaraan untuk menjual paten dan peralatan LED-nya seharga 100 miliar won (Rp1,3 triliun).

Dilansir dari Gizmochina (10/5), perusahaan asal Tiongkok tersebut akan meraup dari bisnis LED mengingat dapat mengandalkan subsidi yang diberikan oleh pemerintah daerah. Hal ini akan dapat menawarkan lebih banyak produk di pasar.

LG telah berinvestasi besar-besaran dalam bisnis LED, terutama di area LED Ultraviolet (UV) yang kemungkinan menjadi alasan kesepakatan itu dilakukan. Para ahli percaya bahwa LG bisa saja melisensikan paten LED UV ketimbang menjualnya.

Sebagai informasi, LG Innotek yang berbasis di Korea Selatan telah memutuskan unntuk keluar dari bisnis LED pada bulan Oktober 2019 dan telah berusaha menjual fasilitas LED mereka di Tiongkok dan Korea Selatan pada kuartal kedua tahun 2020. Namun karena pandemi, pembicaraan bisnis itu tertunda.

Share
×
tekid
back to top