sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
Senin, 25 Jan 2021 20:58 WIB

Lelang frekuensi 2,3GHz batal, ini tanggapan Telkomsel dan Smartfren

Sebagai pemenang seleksi lelang frekuensi 2,3GHz, Telkomsel dan Smartfren memberikan tanggapan atas batalnya proses lelang tersebut.

Lelang frekuensi 2,3GHz batal, ini tanggapan Telkomsel dan Smartfren
Source: MMbiztoday

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membatalkan proses lelang frekuensi 2,3 GHz yang sudah berlangsung pada tahun lalu. Padahal, proses lelang itu sudah menghasilkan pemenang meliputi operator seluler Telkomsel, Smartfren serta 3 Indonesia.

Kemenkominfo dalam siaran persnya mengatakan, pembatalan proses seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz dilakukan sebagai langkah "kehati-hatian dan kecermatan". 

"Penghentian proses seleksi tersebut diambil sebagai sebuah langkah kehati-hatian dan kecermatan dari Kementerian Kominfo guna menyelaraskan setiap bagian dari proses seleksi ini dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2015," demikian kutipan pernyataan Kemenkominfo.

Sebagai pemenang seleksi lelang tersebut, Telkomsel dan Smartfren memberikan tanggapan. Keduanya menyatakan akan mengikuti proses yang ditentukan Kemenkominfo. "Smartfren akan terus berkoordinasi dengan Kominfo, untuk proses selanjutnya yang lebih baik. Kita akan mengikuti proses yang akan diputuskan nantinya," kata Merza Fachys, President Director Smartfren.

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan "Telkomsel menghormati keputusan dari Kemkominfo dan akan sepenuhnya mematuhi proses yang ditetapkan."

Kendati dibatalkan, operator pelat merah ini menegaskan akan tetap melanjutkan roadmap pengembangan jaringan sebagaimana direncanakan sebelumnya.

"Sesuai dengan komitmen Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, kami tetap konsisten melanjutkan peran sebagai digital connectivity enabler dengan melanjutkan roadmap pengembangan jaringan broadband berteknologi terdepan," ujarnya.

Sebelumnya, Telkomsel dan Smartfren mengatakan akan memanfaatkan tambahan frekuensi pada rentang 2.360 - 2.390 MHz untuk memperluas dan memperkuat pengembangan layanan broadband 4G LTE hingga pelosok Indonesia. Rencana ini disampaikan perusahaan tak lama setelah Kemenkominfo mengumumkan keduanya sebagai pemenang seleksi frekuensi 2,3GHz. Sayangnya proses lelang frekuensi tersebut dibatalkan. 

Frekuensi 2,3 GHz sendiri dialokasikan sebagai salah satu frekuensi untuk mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur TIK dengan teknologi generasi kelima (5G). 

Share
×
tekid
back to top