Layanan drive-thru McDonald’s bakal diperkuat dengan AI

Sistem ini pada akhirnya akan menjangkau seluruh 14.000 restoran di Amerika Serikat dan memperluas pasar lain.

Layanan drive-thru McDonald’s bakal diperkuat dengan AI Source: McDonald's via Engadget

Kecerdasan buatan (artificial intelligence) telah membantu banyak manusia. Teknologi ini ada di hampir setiap aspek, mulai dari kamera, smartphone, mobil otonom, televisi, hingga perusahaan makanan cepat saji seperti McDonald’s. Dilansir dari Engadget (26/3), salah satu restoran terbesar di dunia tersebut baru saja membeli startup machine learning Dynamic Yield seharga USD300 juta (Rp4,3 triliun). Maksud dari pembelian tersebut adalah untuk memperkuat sistem drive-thru mereka.

AI tersebut akan melihat faktor-faktor seperti cuaca, waktu, acara lokal, tingkat lalu lintas di restoran, data penjualan, item yang sedang populer dan bahkan apa yang dipesan untuk mengoptimalkan tampilan menu di jendela drive-thru. Sistem ini bisa mempromosikan McFlurry atau kopi es saat hari bercuaca panas, atau menyarankan barang-barang sederhana yang lebih cepat disiapkan oleh karyawan saat ada antrian panjang.


BACA JUGA

Facebook bakal hadirkan asisten pintar sendiri

Saking pintarnya, AI bisa bikin olahraga baru

Pemegang saham tolak penjualan Rekognition Amazon


McDonald’s menguji AI tersebut di beberapa restoran tahun lalu, Executive Vice President and Global Chief Information Officer, Daniel Henry mengatakan, ia mengharapkan lebih dari seribu lokasi akan menggunakannya dalam tiga bulan ke depan. Sistem ini pada akhirnya akan menjangkau seluruh 14 ribu restoran di Amerika Serikat dan memperluas pasar lain. McDonald’s juga berencana untuk menambahkan AI ke kios pesan otomatis dan aplikasi mobile-nya.

Dynamic Yield akan tetap beroperasi sebagai perusahaan independen. Klien mereka saat ini termasuk Ikea, Sephora dan Urban Outfitters. Aplikasi potensial di perusahaan induk barunya sangat menarik. Sebagai contoh, Henry mengatakan pada akhirnya dapat menggunakan pengenalan nomor pelat kendaraan. Dengan demikian, AI dapat mengidentifikasi mobil dan menyesuaikan menu secara khusus sesuai dengan riwayat pembelian pengendara.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: