Kuartal pertama 2019 jadi penjualan iPhone terburuk tahun ini

Apple mendapati penurunan terburuk tahun ini, dimana penjualannya menyusut 23,2%. Ini merupakan penurunan yang tajam .

Kuartal pertama 2019 jadi penjualan iPhone terburuk tahun ini (Foto: Engadget)

Apple telah melalui masa sulit dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan karena penurunan pengiriman iPhone secara menyeluruh. Berbeda dengan vendor ponsel lainnya, Apple mendapati penyusutan permintaan iPhone secara global. Menurut laporan Canalys, pengiriman smartphone global turun 6,8% dari 336,8 juta menjadi 212 juta pada kuartal pertama 2019.

Dilansir dari Gizmochina (3/5), Apple mendapati penurunan terburuk tahun ini, dimana penjualannya menyusut 23,2%. Ini merupakan penurunan yang tajam dengan jumlah pengiriman menyusut dari 52,2 juta unit pada Q1 2018, menjadi 40,2 juta di Q1 2019. Apple lantas menuai kerugian tertinggi 30% dibanding semua enam vendor ternama lainnya pada kuartal ini.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

iPhone 11 ternyata hanya pakai RAM 4GB

A13 Bionic di iPhone 11 kalahkan kecepatan Snapdragon 855+

iPhone 11 Series ternyata mendukung Reverse-Charging


Analis Canalys, Ben Stanton, menyebut itu dengan "penurunan seperempat terbesar dalam sejarah iPhone". Penjualan iPhone turun signifikan di Amerika Serikat (AS) dan China di tahun ini. Xiaomi, Oppo, Samsung dan Apple mendapati penurunan besar dari tahun ke tahun. 

Xiaomi tercatat mendapati penurunan 10,2%, sementara Oppo tetap berasa di posisi kelima dengan penurunan 6%. Meski permintaan Galaxy S10 cukup kuat, Samsung pun berjuang mendorong penjualan kuartal terakhir, meski menyusut 10%. 

Pengiriman smartphone melemah karena berbagai alasan, termasuk kenaikan harga jual rata-rata, perangkat high-end, juga periode penggantian smartphone di tangan pengguna yang lebih lama.

Penyebab penurunan penjualan iPhone bisa jadi karena beberapa alasan tambahan, semisal waktu penggantian yang lebih lama hingga harga yang tinggi. Namun Apple kini fokus pada layanan untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan.

Vendor ponsel China seperti Huawei dan Vivo merupakan dua vendor yang mendapati keuntungan besar dalam hal pangsa pasar dan pengiriman perangkat. Huawei berhasil mengirimkan 59,1 juta unit pada kuartal pertama 2019 ini, meningkat dibanding kuartal yang sama di 2018 yang sebelumnya mengirimkan 39,3 juta unit. Sementara itu Vivo tercatat mengirimkan 23,2 juta unit, meningkat dibanding kuartal pertama 2018 yaitu 18,7 juta unit.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: