Komisi Perdagangan Amerika soal harga smartphone terlalu mahal

Komisi Perdagangan Federal Amerika menyebut hal ini karena Qualcomm terlalu mahal menjual teknologinya ke vendor smartphone.

Komisi Perdagangan Amerika soal harga smartphone terlalu mahal Qualcomm (Qualcomm)

Tak dapat dipungkiri lagi saat ini para vendor smartphone menjual perangkat premium mereka dengan harga terlalu mahal. Beberapa vendor pun terbukti meningkatkan harga penjualan mereka hingga hampir 100 persen dari biaya produksi.

Melihat hal tersebut, Komisi Perdagangan Federal Amerika pun melayangkan protes. Mereka pun pada akhirnya mengajukan gugatan antimonopoli terhadap pembuat chip, Qualcomm. Mengapa Qualcomm yang dituntut?


BACA JUGA

Bukan hanya Nokia, Sony juga bakal punya smartphone dengan 6 kamera

Dampak peperangan Amerika vs Huawei, Broadcom rugi belasan triliun

Google akan peringatkan pengguna untuk balas pesan yang terlupakan


Ternyata, isi dari gugatan tersebut menuduh Qualcomm mengambil keuntungan dari pasar yang tidak kompetitif. Hal ini karena Qualcomm merupakan satu-satunya pemasok untuk Apple selama beberapa tahun lalu. 

Qualcomm dituduh membuat Apple dan pembuat ponsel pintar lain membayar terlalu mahal untuk menggunakan chip, teknologi, dan kekayaan intelektual yang dimiliki oleh mereka. Jadi, meski iPhone terbaru dihargai sangat mahal karena memiliki fitur dan kamera premium, ada alasan lain mengapa smartphone memiliki harga yang cukup gila.

Mashable (14/1/2019) menyebutkan, jika saja Qualcomm tidak meminta harga yang teramat mahal terhadap teknologi mereka, harga smartphone mungkin lebih terjangkau. Begitu juga dengan permintaan royalti yang tidak masuk akal kepada para vendor.

Selain itu, mereka juga memiliki bukti bahwa seorang eksekutif Qualcomm dilaporkan memberikan ‘desakan’ kepada eksekutif Apple untuk membayar harga premium, dengan mengatakan, "Saya satu-satunya pilihan Anda, dan saya tahu Apple mampu membayarnya."

Sayangnya hingga saat ini pihak Apple dan Qualcomm masih belum memberikan keterangan terkait dengan hal tersebut.

Sekadar informasi, monopoli Qualcomm terhadap Apple terjadi mulai 2016. Qualcomm menjadi pemasok eksklusif. Mulai pada perangkat model iPhone 7 dan 7 Plus, hadir pilihan perangkat yang menggunakan chip Qualcomm dan chip Intel, terutama untuk modem selular.

Saat ini, perangkat iPhone milik Apple menggunakan chipset modem milik Intel.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: