Kata Intel terkait malware yang menyerang prosesornya

Pihak Intel mengaku telah mengupayakan menutup celah keamanan ini dan mengimbau pengguna untuk melakukan update secara berkala.

Kata Intel terkait malware yang menyerang prosesornya Intel Core i9 generasi ke-9 (Wccftech)

Beberapa waktu lalu beberapa pengamat keamanan mengatakan Intel kembali diserang oleh malware jenis baru. Malware tersebut diberi nama ZombieLoad, dan dikabarkan dapat mengirimkan data yang sedang diproses oleh prosesor ke pihak yang tak bertanggung jawab.

Para pengguna prosesor Intel yang diproduksi mulai tahun 2011 tersebut, disebut terkena dampak dari malware. Selain pengguna biasa, para pemilik server yang menggunakan prosesor Intel Xeon juga terindikasi hal yang sama.


BACA JUGA

Skor benchmark Kirin 810 kalahkan Snapdragon 710 dan saingi Exynos 9810

Perlahan tapi pasti, AMD kuasai pasar Asia

A13 Bionic bakal punya kemampuan multi-core yang lebih baik


Dalam keterangan yang diterima tim Tek.id (15/5/2019), Intel mengakui bahwa pihaknya sadar akan adanya Microarchitectural Data Sampling (MDS) yang berpengaruh pada perangkat yang menjalankan chip mereka.

Intel pun mengaku bahwa saat ini pihaknya sedang menangani celah keamanan tersebut. “Microarchitectural Data Sampling (MDS) sudah ditangani pada tingkat perangkat keras di sejumlah prosesor Intel Core Generasi ke 8 dan 9, serta grup Prosesor Intel Xeon Scalable Generasi ke-2,” kata pihak Intel.

“Untuk produk lain yang terkena dampak, mitigasi tersedia melalui pembaruan mikrokode, ditambah dengan pembaruan terkait dengan sistem operasi dan perangkat lunak hypervisor yang tersedia mulai hari ini.”

Tak ketinggalan, pihak Intel juga telah memberikan informasi terkait hal ini di situs web mereka. Pihaknya juga terus mendorong semua orang untuk selalu memperbarui sistem mereka, sebagai salah satu cara terbaik untuk tetap terlindungi.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada para peneliti yang bekerja bersama kami dan mitra industri kami atas kontribusinya dalam pemberitahuan yang terkoordinasi mengenai masalah-masalah ini,” pungkas mereka.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: