Kata Bos Nintendo soal could gaming

Nintenddo menyatakan akan bersiap untuk menghadapi perkembangan cloud gaming. Seperti apa langkah yang akan diambil Nintendo?

Kata Bos Nintendo soal could gaming Source: Google

Kehadiran platform gim berbasis cloud tampaknya berhasil membuat perusahaan gim legendaris seperti Nintendo waspada. Dalam sebuah pertemuan tahunan dengan para pemegang saham, Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa mengungkapkan bahwa perusahaan gim itu harus dapat mengikuti perkembangan platform cloud gaming tersebut. 

“Meskipun kami tidak mengharapkan bahwa semua gim akan menjadi cloud gim dalam waktu dekat, namun teknologinya memang sedang berkembang. Kami melihat masa depan di mana teknologi cloud dan streaming akan lebih berkembang dalam memberikan gim kepada para konsumen. Kami harus mengikuti perubahan tersebut.” ujar Shuntaro Furukawa. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Dunia Fortnite kiamat, gamer tak bisa masuk ke dalam gim

Ingin main Red Dead Redemption II di PC? Cek dulu spesifikasi minimalnya

Nvidia bakal baw Ray Tracing ke gim lawas


Tak hanya itu, Furukawa juga mengatakan bahwa Nintendo memiliki pendekatan melalui pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak untuk menjangkau orang-orang di seluruh dunia dengan hiburan unik yang dapat disediakan Nintendo. 

Untuk diketahui, dengan adanya perangkat Nintendo Switch sebenarnya perusahaan ini sudah memberikan manfaat terbesar dari cloud gaming. Artinya, orang tidak lagi memainkan gim di televisi, melainkan di perangkat portabel dan dapat dibawa serta dimainkan di mana saja. Namun Nintendo menilai kapabilitas itu masih belum cukup untuk menghadapi perubahan yang sudah di depan mata. 

Setali tiga uang, Direktur Nintendo, yang juga pencipta Mario, Zelda dan Donkey Kong, Shigeru Miyamoto sepakat dengan pernyataan tersebut. Menurutnya cloud gaming akan menjadi semakin luas di masa depan. Namun ia menambahkan bahwa dirinya tidak percaya kalau cloud gaming akan menggeser popularitas gim konsol seperti Switch.

Sampai saat ini, Nintendo memang tidak memiliki layanan cloud gaming seperti halnya Google. Namun kabarnya perusahaan ini tengah bereksperimen dengan ide tersebut dengan beberapa  partnernya di Jepang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: