sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
Rabu, 27 Mei 2020 16:57 WIB

Karyawan positif corona, Nokia tutup pabrik di India

Nokia menutup pabriknya yang berlokasi di Tamil Nadu, India karena karyawannya terbukti positif terinfeksi Covid-19.

Karyawan positif corona, Nokia tutup pabrik di India

Nokia dilaporkan menutup pabriknya yang berlokasi di Tamil Nadu, India. Hal ini dilakukan setelah beberapa pegawai di pabrik tersebut positif terinfeksi corona. Nokia sendiri tidak menyebut jumlah pegawai yang terinfeksi, namun sebuah sumber menyebutkan kalau ada 42 pegawai di pabrik itu yang positif Covid-19. 

Untuk diketahui, semenjak penyebaran Covid-19 terjadi di India, pemerintah negara tersebut langsung memberlakukan lockdown. Hal ini menyebabkan OEM harus menunda proses manufaktur mereka. Namun belakangan, lockdown itu dilonggarkan. 

Hal ini menimbulkan ketakutan kalau kasus infeksi akan kembali meningkat. Benar saja, kabar mengenai terinfeksinya karyawan pabrik Nokia muncul setelah relaksasi lockdown dilakukan. Kemungkinan hal ini juga yang menyebabkan perusahaan tersebut tidak mengungkap jumlah korbannya. 

Dilansir dari Gizmochina (27/5), juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa pihaknya berharap dapat melanjutkan operasi secepatnya dengan level terbatas yang sangat ketat. Dengan kata lain, skala operasi akan mengalami penurunan drastis. 

Sebenarnya bukan hanya Nokia saja yang kembali membuka pabrik setelah relaksasi terjadi. Oppo pun demikian. Perusahaan Tiongkok ini mulai membuka pabriknya kembali di India setelah 9 karyawannya terbukti positif Covid-19. 

Pandemi corona harus diakui memang berdampak pada industri global dan perputaran ekonomi. Beberapa perusahaan berupaya agar bisnis mereka tetap dapat berlangsung dengan baik. Apple bahkan sudah mulai membuka beberapa toko retailnya yang sebelumnya tutup karena pandemi corona. Meski begitu, toko yang dibuka masih berada di Amerika Serikat saja. Apple sendiri berkomitmen untuk menutupnya kembali jika kondisi tidak memungkinkan.
 

Share
back to top