sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
Jumat, 09 Jul 2021 12:37 WIB

Jumlah gamer mobile Indonesia meningkat 2x lipat

Selama masa pandemi ini, dari hasil survei yang dilakukan InMobi, terlihat ada peningkatan gamer mobile di Indonesia yang cukup signifikan.

Jumlah gamer mobile Indonesia meningkat 2x lipat

Tak dapat dipungkiri lagi, disaat pandemi yang melanda selama satu tahun belakangan membuat banyak orang harus tetap di rumah. Mereka pun harus mencari cara untuk menghibur diri sendiri agar tetap semangat berkegiatan di rumah.

Dan ternyata, di Indonesia, sebagian besar masyarakat memilih untuk bermain gim selama berada di rumah. Hal ini diungkapkan oleh salah satu hasil survei yang dilakukan InMobi beberapa waktu lalu.

Laporan tersebut mengungkapkan, peningkatan gamer tercatat dimulai pada April 2020. Dalam survei tersebut, mereka melihat adanya peningkatan gamer mobile lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan Januari 2020.

“Sebagai mikrokosmos pasar gim Asia Tenggara, Indonesia telah menunjukkan bahwa ada potensi pertumbuhan yang signifikan untuk gim mobile di kawasan ini karena aksesibilitas dan keterjangkauan yang lebih baik, serta kebutuhan akan 'hiburan berukuran kecil'", kata manajer umum dan wakil presiden Asia Tenggara, Jepang, dan Korea di InMobi, Rishi Bedi seperti dikutip dari laman The Drum (9/7).

Dalam laporan tersebut, disebutkan 46% gamer yang ada saat ini merupakan gamer baru di platform mobile. Alasan mereka mulai bermain gim mobile adalah untuk hiburan selama masa pandemi ini. Selain itu, 80% gamer Indonesia bermain sekali hingga beberapa kali sehari, dengan lebih dari setengah responden memiliki tujuh atau lebih gim yang diinstal. 62% responden memilih untuk melihat iklan demi mendapatkan hadiah.

“Gim adalah salah satu peluang terbesar bagi pengiklan di seluruh Asia Tenggara saat ini. Apa yang diberikannya bukan hanya jangkauan yang luas, tetapi juga kemampuan untuk mengakses pemirsa yang sangat terlibat dan mau menerima iklan di lingkungan yang sepenuhnya aman bagi merek dan berdampak,” ujar Rishi.

“Dikombinasikan dengan kekayaan seluler, memastikan bahwa setiap merek dapat mendorong pengalaman iklan yang relevan dalam skala besar.”

Waktu puncak bermain gim juga telah bergeser. Mereka melihat bahwa sebagian besar gamer saat ini bermain pada jam 8 pagi. InMobi mengatakan jumlah gamer di waktu tersebut sebesar empat kali lipat jika dibandingkan sebelum pandemi.

Sekitar 54% responden Indonesia memasang gim sebanyak tiga atau lebih di perangkat mereka. Sedangkan 46% responden mengatakan mereka mengunduh gim beberapa kali dalam seminggu.

Terakhir, disebutkan 24% responden menghabiskan satu jam bermain gim sementara rata-rata gamer seluler menghabiskan 11-20 menit waktu bermain 'seukuran makanan ringan' per sesi.

Selain itu, mereka juga mengatakan peningkatan gamer mengalami pertumbuhan tiga kali lipat di Asia Tenggara selama lockdown pada April 2020 dan melihat perubahan perilaku besar di luar pandemi karena penggunaan gim rata-rata lebih dari dua kali lipat sejak Januari 2020.

Share
×
img
×
tekid
back to top