sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
Sabtu, 07 Nov 2020 10:31 WIB

Jaringannya dilarang di Swedia, Huawei ajukan banding

Seorang juru bicara telekomunikasi Swedia mengungkapkan banding itu akan dikirim ke pengadilan administratif Stockholm yang akan menangani kasus tersebut.

Jaringannya dilarang di Swedia, Huawei ajukan banding

Oktober lalu pemerintah Swedia mengumumkan larangan penggunaan perangkat telekomunikasi dari perusahaan asal Tiongkok, Huawei dan ZTE. Regulator Swedia tersebut telah memerintahkan beberapa perusahaan yang mengambil bagian dalam lelang spektrum 5G hingga 1 Januari 2021 untuk menghapus peralatan Huawei dan ZTE dari infrastruktur serta fungsi inti mereka yang ada.

Meski demikian, menurut laporan dari regulator telekomunikasi Swedia PTS, Huawei telah mengajukan banding atas keputusan untuk mengeluarkannya dari jaringan 5G negara Eropa tersebut.

Dilansir dari Gizmochina (7/11), seorang juru bicara telekomunikasi Swedia mengungkapkan bahwa banding itu akan dikirim ke pengadilan administratif Stockholm yang akan menangani kasus tersebut. Namun tampaknya, ZTE belum menanggapi larangan tersebut meski kemungkinan perusahaan ini akan menempuh langkah yang sama.

Larangan Huawei dan ZTE oleh Swedia bulan lalu menggemakan kembali tren serupa sejak pemerintah AS pertama kali melarang kedua perusahaan itu untuk menyediakan peralatan 5G mereka. AS juga telah menekan sekutu di Eropa dan di tempat lain untuk menghentikan juga peralatan Huawei dengan alasan kekhawatiran keamanan bahwa peralatan tersebut dapat digunakan oleh pemerintah Tiongkok untuk mata-mata.

Tentu saja Huawei terus menyangkal tuduhan itu dan telah melakukan upaya demi memastikan integritas perlengkapan 5G-nya. Menanggapi banding yang diajukan di Swedia, Wakil Presiden Eksekutif Huawei di Erupa Timur Tengah dan Wilayah Nordik, Kenneth Fredriksen, mengungkapkan kepada Reuters bahwa perusahaan menganggap keputusan yang diambil oleh pemerintah Swedia tidak baik untuk pelanggan maupun Swedia secara umum. Oleh karenanya, Huawei berharap pengadilan Swedia akan memproses kasus ini dengan tepat dan sesuai hukum.

Tag
Share
×
tekid
back to top