J&T Express, saingan berat JNE yang siap merebut pasar ekspedisi Indonesia

Selain mengenalkan deretan layanan baru, J&T express ingin menjadi wajah logistik Asia Tenggara.

Perusahaan ekspedisi saingan berat JNE, J&T Express, terus memberikan inovasi layanan. Hari ini, Senin (23/10), J&T memperkenalkan beberapa layanan unggulan terbaiknya.

Melalui slogan "Express Your Online Business", J&T Express mengajak pelaku bisnis untuk lebih giat lagi bertransaksi online. Tujuannya adalah untuk mendorong pelaku bisnis online agar terus tumbuh dengan menggunakan layanan pengiriman yang terpercaya, cepat dan bebas dari rasa khawatir.

Slogan tersebut mewakili setiap layanan yang J&T Express berikan. Layanan bebas khawatir adalah bentuk proses klaim yang cepat (3 hari) untuk paket yang rusak atau hilang. Adapun fitur unggulan lainnya adalah J&T Express tidak mengenal hari libur. Itu artinya, proses pengiriman barang akan tetap tersedia dalam 365 hari.

Kemudian, bagi pengguna yang terkendala mengirimkan paketnya ke kantor cabang terdekat, J&T Express menawarkan layanan gratis jemput paket di tempat. Layanan ini tidak akan membebani konsumen dengan biaya tambahan lagi.

Penyedia layanan pengiriman barang terpopuler di Indonesia nomor 2 ini turut memanfaatkan kehadiran teknologi. J&T Express sudah menggunakan teknologi real-time tracking system untuk mengetahui posisi paket saat proses pengiriman.

“J&T Express tak hanya memiliki teknologi terkini yang membuatnya berbeda dengan perusahaan lainnya. J&T juga memiliki 2,000 drop point dan hampir 2.000 collection points, hal ini membuat J&T mudah dijangkau oleh pelanggan di manapun di seluruh Indonesia,” ujar Jet Lee selaku Founder J&T Express

Targetkan E-commerce dan wajah Asia Tenggara

Pada kesempatan ini, CEO J&T Express Robin Lo mengatakan bahwa Bloomberg memprediksi di beberapa tahun ke depan, lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat kegiatan e-commerce. Namun, masa depan seperti itu hanyalah menjadi mimpi jika Indonesia tidak memiliki layanan pengiriman barang yang berkualitas.

Untuk itulah, J&T Express hadir dengan menawarkan berbagai keunggulan yang dapat mendorong pelaku bisnis yang baru mulai berkembang atau yang ingin meningkatkan bisnis mereka secara online.

Survey Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2016 juga menunjukan selama dekade terakhir, kegiatan e-commerce di Indonesia tumbuh sebesar 17% dengan total bisnis unit sebanyak 26,2 juta. Hal tersebut menunjukan bisnis e-commerce memiliki potensi untuk terus tumbuh dan harus didukung dengan sistem logistik yang terbaik.

Jet Lee menambahkan, dalam dua tahun terakhir, J&T Express telah tumbuh secara cepat berkat kepercayaan pelanggan untuk bermitra dengan J&T Express. Saat ini, J&T Express telah menjalin kerja sama dengan sebagian besar e-commerce di Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Dengan pertumbuhan yang kian positif, J&T Express berencana untuk ekspansi ke beberapa negara lain di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Vietnam dalam waktu dekat. “Jika DHL dan Fedex dikenal di wilayah Amerika sana, kami ingin J&T Express menjadi brand yang dikenal untuk wilayah Asia Tenggara,” ujar Rabin Lo bersemangat.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: