sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
Jumat, 05 Feb 2021 08:27 WIB

Instagram, Twitter, dan TikTok hapus akun hasil peretasan

Ketiga platform memburu akun yang berafiliasi dengan OGUsers, tempat menjual beli akun hasil peretasan.

Instagram, Twitter, dan TikTok hapus akun hasil peretasan
Source: Pexels

Instagram, TikTok, dan Twitter dikabarkan sedang berkoordinasi untuk menghapus ratusan akun yang diduga terkait dengan OGUsers – pasar untuk menjual akun yang hasil retasan dan dapat menghasilkan puluhan ribu dollar. Facebook sebagai pemilik Instagram mengatakan, telah menindak akun yang berafiliasi dengan OGUsers sebelumnya secara publik, dengan pencegahan dari pemilik akun agar terhindar dari peretasan.

“Mereka melecehkan, memeras, dan menyebabkan kerugian bagi komunitas Instagram, dan kamu akan terus melakukan semua yang kami bisa untuk mempersulit mereka mendapatkan keuntungan dari nama pengguna Instagram,” kata juru bicara Facebook dikutip dari CyberScoop (5/2).

Instagram mengungkap, telah menonaktifkan sekitar 400 akun. Nama pengguna akun OGUsers sering kali pendek dan unik. Karena, semakin pendek nama pengguna, maka semakin tinggi harganya. Mereka dihargai sekitar USD5.000 hingga USD40.000. Salah satu akun yang dinonaktifkan pada Kamis (4/2) memiliki nama @trusted, akun ini dianggap sebagai anggota OG yang bertindak sebagai perantara, menurut Motherboard.

Selain meretas akun untuk mendapatkannya, OG juga mengandalkan kejahatan palsu lainnya. Mereka bahkan dilaporkan pernah mengelabui polisi agar mengirim tim SWAT ke rumah korban. Mereka juga melakukan pemerasan dan mengancam calon korban untuk memperluas sasaran ke anggota keluarga. Namun, sejumlah orang di OG membantah hal tersebut.

Di samping itu, Twitter pada musim panas lalu juga secara besar-besaran memburu akun yang terkait dengan OGUsers. Ini dilakukan setelah penipu Bitcoin dapat mengakses akun Barack Obama, Elon Musk, dan pengguna Twitter berprofil tinggi lainnya. Menurut jurnalis Brian Krebs, TikTok juga melakukan hal yang sama dengan Twitter dan menindak akun yang terkait dengan OGUsers.

Share
×
tekid
back to top