Instagram bantah aplikasinya selalu ‘dengarkan’ pengguna

Salah satu petinggi Instagram, Adam Mosseri membantah aplikasi mereka mendengarkan pembicaraan penggunanya dan menyatakan iklan yang muncul hanyalah sebuah kebetulan saja.

Instagram bantah aplikasinya selalu ‘dengarkan’ pengguna Instagram (Pixabay)

Saat ini, para pengguna perangkat teknologi merasa bahwa mereka diawasi oleh perangkat yang mereka miliki. Hal ini dikarenakan mereka seringkali mendapatkan iklan, meski mereka tidak pernah mencari barang tersebut di perangkat mereka.

Salah satu contoh, di Instagram dan Facebook misalnya, pengalaman ini sering kali terjadi. Misalnya, kita sedang membicarakan suatu barang dengan teman kita. Kemudian, barang tersebut muncul di iklan Feed Instagram dan Facebook kita.


BACA JUGA

10 Caption Instagram untuk serunya berkemah

Instagram gunakan AI untuk batasi komentar negatif

Caption Instagram kece dari Stranger Things


Namun, baru-baru ini salah satu petinggi Instagram, yakni Adam Mosseri menentang hal tersebut. Dia mengatakan bahwa apa yang dibicarakan oleh penggunanya tidak benar.

“Kami tidak melihat pesan Anda, kami tidak mendengarkan pembicaraan melalui mikrofon Anda. Melakukan hal itu akan menjadi super problematis karena banyak alasan yang beragam,” kata Mosseri seperti dikutip dari laman Business Insider (27/6/2019).

Mosseri menjelaskan, ada dua cara potensial mengapa hal tersebut bisa terjadi. "Salah satunya adalah keberuntungan tingkat tinggi, yang bisa terjadi," katanya. Penjelasan kedua, dia menyatakan adanya hal yang sedikit lebih rumit.

"Yang kedua adalah Anda mungkin berbicara tentang sesuatu karena itu adalah yang ada di pikiran Anda. Misal, mungkin Anda benar-benar menyukai makanan di sebuah restoran. Anda melihat restoran di Facebook atau di Instagram dan mungkin suka. Mungkin itu alam bawah sadar, lalu meluap nanti. Saya pikir ini agak sering terjadi dengan cara yang sangat halus," paparnya.

Sayang, kedua penjelasan ini tidak membuktikan mengapa barang yang sangat spesifik bisa hadir menjadi iklan feed di Instagram atau Facebook. Bagaimana menurut Anda?

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: