Ini kata Twitter soal lanskap industri gaming di Indonesia

Twitter mencatat bahwa saat ini di Indonesia pendapatan industri gaming sedang mengalami peningkatan yang cukup baik.

Ini kata Twitter soal lanskap industri gaming di Indonesia Ilustrasi eSport (Pixbay)

Saat ini, video gim merupakan salah satu industri yang memiliki peningkatan pendapatan tertinggi. Tak hanya di dunia, namun di Indonesia pun industri gim kabarnya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Baru-baru ini, pihak Twitter menggulirkan temuan mereka terhadap industri gim di Indonesia. Head of Research Twitter Asia Pacific, Middle East and North America, Martyn U’Ren, mengatakan bahwa di platform mereka saat ini ramai dengan dukungan para penggemar terhadap tim eSport kesukaan mereka.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Call of Duty Mobile bakal bisa pakai kontroler

Modder berhasil buat mode co-op Devil May Cry 5 lebih menarik

Blizzard pastikan dukungan lintas konsol untuk Diablo 4


“Sejalan dengan perkembangan industri gaming, baik sebagai hobi maupun karir, diskusi tentang gaming di Twitter meningkat pesat. Kami melakukan survei tentang ekosistem gaming di Twitter pada awal tahun ini. Hasil survei tersebut menunjukkan adanya peningkatan dalam jumlah cuitan seputar gaming secara global,” kata Martyn.

Dia mengatakan, di 2018 saja terdapat peningkatan sebesar 122 persen tentang percakapan seputar gaming di Twitter dengan satu miliar cuitan secara global. Cuitan ini pun dilakukan mulai dari gamers kasual hingga pemain profesional, penjual gim, hingga streamer selebritas.

“Komunitas gaming saat ini secara aktif menggunakan Twitter di waktu senggang mereka, baik untuk membicarakan tentang game yang paling ditunggu atau untuk mendukung tim e-sport favorit mereka,” paparnya.

Mereka pun mengadakan survei untuk melihat lanskap gaming di Indonesia berdasarkan percakapan terkait hal tersebut di platform mereka. Survei ini melibatkan 3,928 responden pengguna Twitter di Indonesia.

Data pertama yang mereka dapatkan dari survei ini adalah dominasi mobile gaming. Mereka mengatakan, 73 persen pengguna Twitter di Indonesia bermain gim menggunakan smartphone, PC, Konsol, dan lainnya.

Sedangkan saat dirinci lagi, 86 persen dari pengguna Twitter menggunakan smartphone yang didominasi oleh OS Android untuk bermain gim. Sementara itu, 45 persen menggunakan PC/laptop, 18 persen konsol, dan sisanya menggunakan perangkat gim portabel.

Hasil kedua yang mereka temukan adalah ternyata para gamer di Indonesia memiliki lima genre populer. Kelima gim populer tersebut adalah aksi dan petualangan, strategi, role-playing, puzzle dan kasual, serta olahraga.

Gamers yang menggunakan Laptop/PC lebih memilih untuk bermain game dengan genre aksi dan petualangan dengan presentasi 56 persen serta gim strategi dengan presentase 52 Persen.

Sedangkan genre game yang populer di kalangan mobile gamers adalah aksi dan petualangan sebesar 48 persen, strategi 45 persen, serta penggemar gim puzzle dan casual sebesar 44 persen.

Secara demografis, Twitter juga memetakan jenis game yang diminati oleh gamers perempuan dan laki-laki. Hasil survei menyimpulkan bahwa 45 persen gamers perempuan cenderung menyukai genre puzzle dan casual, seperti Candy Crush atau Subway Surfers. Sedangkan 47 persen gamers laki-laki cenderung menyukai genre aksi dan petualangan seperti Mobile Legends: Bang Bang atau PUBG Mobile.

Berbicara mengenai gim, tak lepas dari seberapa besar para gamer rela mengeluarkan uang untuk membeli gim atau membeli item di dalam gim. Ternyata, saat ini gamer di Indonesia sudah tak terlalu memikirkan hal tersebut.

Survei Twitter menunjukkan bahwa 36 persen dari gamers rela mengeluarkan sekitar Rp15.000-Rp60.000 setiap bulannya. Sedangkan untuk para gamer di laptop dan PC, 9 persen dari mereka mau mengeluarkan lebih dari Rp150 ribu per bulan.

Menurut survei ini, 48 persen audiens gaming di Twitter Indonesia bersedia membayar sejumlah uang untuk membeli gim. Selain itu, 49 persen para gamer lebih suka membeli  aksi dan petualangan dan diikuti oleh Role-Playing sebesar 33 persen.

Peran Twitter dalam mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia adalah dengan menyediakan platform untuk mencari berita dan informasi mengenai gim dan tim eSport kesayangan para penggunanya.

“Potensi industri game di Indonesia cukup menjanjikan. Perkembangannya yang pesat juga mendorong pertumbuhan subsektor seperti periklanan, video, musik, dan lainnya. Meningkatnya percakapan tentang gaming di Twitter membuka banyak kesempatan bagi brand dan developer untuk menggunakan platform ini saat akan meluncurkan game terbaru, sekaligus terhubung dengan audiens gaming dari berbagai belahan dunia,” ujar Country Head Twitter Indonesia. Dwi Adriansyah.

Dengan pendapatan segmen Mobile Games yang mencapai USD624 juta atau sekira Rp8,7 triliun di 2019 menurut Statistica dan meningkatnya dukungan dari pemerintah yang memasukkan industri gaming sebagai salah satu prioritas agenda ekonomi digital, industri gaming di Indonesia sedang meningkat pesat. Mereka juga memerlukan semua dukungan dari setiap komponen di ekosistem.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: