sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id acer
Rabu, 01 Feb 2023 10:07 WIB

Chatbot AI BencanaBot hadir untuk pandu Indonesia kirim laporan bencana

Indonesia luncurkan chatbot WhatsApp berbasis kecerdasan buatan (AI) kemanusiaan untuk pertama kalinya.

Chatbot AI BencanaBot hadir untuk pandu Indonesia kirim laporan bencana

Chatbot WhatsApp kemanusiaan pertama, BencanaBot, secara resmi telah meluncur di Indonesia. Chatbot dengan basis kecerdasan buatan (AI) ini dikatakan yang pertama dari jenisnya, dan memandu penduduk Indonesia untuk mengirimkan laporan bencana.

Laporan-laporan itu dipetakan secara real-time pada platform open source dan gratis, PetaBencana.id; di mana setiap orang dapat melihat dan berbagi pembaruan bencana secara real-time untuk membuat keputusan yang terkoordinasi dan berbasis bukti tentang keselamatan dan respons.

BencanaBot sendiri diluncurkan oleh Yayasan Peta Bencana, didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai bagian dari Program USAID Cognicity OSS for Next Generation Community Engagement in DRM, melalui inisiatif Investing in Human Capital for Disaster Management.

Jumat lalu, banjir hingga setinggi 3 meter menghancurkan puluhan rumah di Sulawesi Utara, dan hujan deras telah membanjiri beberapa daerah di Indonesia selama bulan pertama tahun ini. Di saat yang sama, BMKG telah mengeluarkan peringatan puncak curah hujan di seluruh negeri minggu ini, dengan musim hujan diperkirakan akan berlanjut hingga Maret.

Sebagai persiapan menghadapi cuaca ekstrem yang akan datang dan sejalan dengan visi BNPB untuk Indonesia Tangguh 2045, peluncuran BencanaBot di WhatsApp merupakan langkah penting selanjutnya dalam memperkuat kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.

“Jika dulu kita fokus pada mitigasi bencana, sekarang kita harus lebih fokus pada pengurangan risiko bencana. Kalau dulu 'what to do', sekarang 'how to do'," kata Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati.

Menurut laporan IPCC, salah satu hambatan terbesar untuk adaptasi adalah kurangnya informasi lokal yang spesifik dan tepat waktu. PetaBencana.id mengatasi kesenjangan ini dengan mengumpulkan pembaruan real time langsung dari titik jalan, meminta laporan penduduk melalui chatbot otomatis di media sosial dan aplikasi pesan instan.

"Menyadari bahwa selama bencana orang-orang akan menggunakan aplikasi yang sering mereka gunakan dengan frekuensi yang meningkat, PetaBencana.id sengaja dirancang untuk memanfaatkan penggunaan media sosial aktif dan aplikasi pesan instan. Dengan lebih dari 80 juta pengguna aktif WhatsApp di Indonesia, peluncuran BencanaBot di WhatsApp merupakan tonggak baru dalam memungkinkan penduduk di seluruh nusantara untuk berpartisipasi dan mendapat manfaat dari sistem berbagi informasi bencana gratis ini”, kata Direktur Yayasan bencana Peta, Nachin Mahtani.

Share
×
tekid
back to top