India minimalisir penggunaan peralatan 5G Huawei

Laporan ini bermula dari ET yang mengutip setidaknya dua eksekutif telekomunikasi senior anonim di India.

India minimalisir penggunaan peralatan 5G Huawei (Foto: Technocracy)

Huawei terancam mundur satu langkah dari India, setidaknya kalau laporan yang beredar saat ini bisa dipercaya. Perusahaan telekomunikasi itu kemungkinan tidak akan eksis dalam elemen inti jaringan 5G untuk Bharti Airtel, Vodafone dan Reliance Jio. Pasalnya industri telekomunikasi India mencoba melindungi segala risiko terhadap larangan di masa depan terkait produsen peralatan jaringan asal Tiongkok di India. 

Laporan ini bermula dari ET yang mengutip setidaknya dua eksekutif telekomunikasi senior anonim. Sumber mengatakan bahwa keputusan itu ditujukan sebagai perlindungan terhadap kemungkinan larangan peralatan Huawei di masa depan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Huawei kini jualan motherboard dan prosesor PC Desktop

PM Inggris ketahuan selfie pakai Huawei P20

Huawei Nova 6 5G punya skor kamera selfie terbaik versi DXOMark


Salah satu sumber ET mengatakan "Mengingat ada kekhawatiran keamanan global terkait peralatan Huawei, tak ada yang ingin terjebak dalam 'perang'. Lebih baik aman dan menggunakan Huawei pada bagian non-inti di jaringan 5G."

Eksekutif senior lainnya di operator lain pun menyatakan hal serupa dimana dia berpendapat bahwa penggunaan peralatan Huawei akan terlalu berisiko, khususnya pada sektor inti. "Kami tidak ingin terjebak dalam situasi dimana kami telah menggunakan Huawei dan kemudian larangan datang. Ini akan menjadi pertaruhan besar, menimbang tekanan di sektor ini, sepertinya tak ada yang akan mengambil risiko," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa menghilangkan Huawei dan ZTE dari bagian utama kontrak 5G oleh Airteal dan Vodafone India bisa menyebabkan kenaikan biaya penyebaran karena opsi penggantinya yakni vendor Eropa (Nokia dan Ericsson). 

"Kami bekerja dengan semua mitra jaringan strategis kami," kata juru bicara Airtel menanggapi kabar ini.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: