Huawei tanggapi soal penangguhan bisnis Google

 Huawei akhirnya angkat suara terkait penangguhan yang dilakukan Google terhadap perusahaannya. Mereka akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual.

Huawei tanggapi soal penangguhan bisnis Google

Huawei akhirnya angkat suara terkait penangguhan yang dilakukan Google terhadap perusahaannya. Sebagaimana diketahui, Google menangguhkan bisnisnya terhadap Huawei. Atas keputusan itu, pengguna Huawei eksisting tak bisa lagi mendapat pembaruan sistem operasi Android.

“Huawei telah memberikan kontribusi yang substansial untuk pengembangan dan pertumbuhan Android di seluruh dunia. Sebagai salah satu mitra global utama Android, kami telah bekerjasama dengan sangat erat dengan platform open-source mereka untuk mengembangkan ekosistem yang bermanfaat bagi pengguna dan industri," demikian keterangan Huawei global kepada Tek.id.


BACA JUGA

Microsoft dan Intel tetap dukung laptop Huawei

Huawei salip Apple di pasar smartphone premium

Per 30 Mei, Huawei sukses kirimkan 100 juta smartphone


Meski sumber yang dikutip Reuter mengatakan Google akan terus memberikan pembaruan bagi pelanggan eksisting Huawei, vendor China itu kembali mempertegas nasib penggunanya. Huawei mengatakan akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual bagi pengguna produknya. Begitu pula dengan nasib pengguna Honor yang merupakan sub-brand perusahaan.

"Huawei akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk semua produk smartphone dan tablet Huawei dan Honor yang ada yang mencakup yang telah dijual atau yang masih ada sebagai stok secara global," kata Huawei.

Huawei juga berkomitmen untuk membangun ekosistem perangkat lunaknya guna menjaga kenyamanan penggunanya di seluruh dunia. "Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global."

Tak hanya sistem operasi Android, aplikasi populer Google juga tak akan lagi tersedia pada smartphone baru Huawei di masa mendatang. Beberapa aplikasi itu diantaranya Gmail, Youtube, Chrome hingga Play Store. Namun bagi pengguna eksisting, dimana aplikasi itu telah tersedia secara langsung saat pembelian, mereka masih bisa mendapatkan pembaruan melalui Play Store. Namun pembaruan sistem operasinya akan terhenti karena diperlukan kerja sama langsung antara Huawei dengan Google.

Kendati beberapa aplikasi Google akan hilang dari smartphone Android Huawei generasi mendatang, dampaknya akan cukup kecil di pasar China. Pasalnya mayoritas aplikasi mobile Google dilarang di negeri Tirai Bambu tersebut. Sebagai gantinya, pengguna smartphone di sana bisa menggunakan layanan serupa yang ditawarkan Tencent dan Baidu.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: