sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
Rabu, 16 Sep 2020 11:16 WIB

Huawei patenkan pengisian nirkabel jarak jauh

Huawei baru mengajukan paten pengisian nirkabel jarak jauh. Masih butuh jalan panjang sampai teknologi ini bisa digunakan dengan aman.

Huawei patenkan pengisian nirkabel jarak jauh
Source: Gizchina

Huawei dilaporkan sudah mengajukan paten untuk teknologi pengisian nirkabel baru. Paten yang diajukan Huawei ini bakal membawa teknologi pengisian nirkabel ke tingkatan yang lebih maju, yakni mengisi perangkat dari jarak jauh. Sampai saat ini, teknologi itu masih belum memiliki nama. Meski demikian, langkah Huawei dipandang sebagai sebuah inovasi unik untuk jenis pengisian daya baru.

Melalui teknologi ini, pengguna smartphone tak perlu lagi khawatir dengan daya baterainya. Setidaknya, mereka tidak perlu lagi membawa charger ke manapun. Terlebih lagi, ponsel akan bisa digunakan selama pengisian nirkabel. Sebagaimana diketahui, meski dikatakan nirkabel, metode ini tidak terlalu efisien. Pengguna tidak bisa menggunakan smartphone mereka selama proses pengisian berlangsung. Sekalipun bisa, proses pengisian akan terhenti sejenak.

Source: Gizchina

Dilansir dari Gizchina (16/9), yang dilakukan Huawei adalah memanfaatkan laser. Dalam sebuah video, Huawei menunjukkan alat yang dipasang di langit-langit yang akan menyediakan laser untuk mengisi daya ponsel. Singkatnya, dengan teknologi ini, setiap coffee shop, atau ruang meeting akan dipenuhi laser yang akan menyediakan daya untuk mengisi ponsel. Perangkat yang bisa diisi daya bukan terbatas pada smartphone saja, tetapi juga laptop, tablet dan bahkan drone selama perangkat ini mendukung pengisian nirkabel.

Tentunya ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah masalah kesehatan. Laser akan sangat berbahaya bagi manusia. Huawei sendiri menyatakan sedang mencari cara untuk mengenbangkan sistem yang dapat mendeteksi mata manusia.

Jika sistem tersebut mengenali mata manusia, laser akan dimatikan. Teknologi ini kabarnya belum akan muncul dalam waktu dekat. Huawei harus memastikan teknologi ini aman bagi manusia sebelum bisa memproduksinya secara massal. Bila sudah sampai ke tahap itu, teknologi ini akan menjadi inovasi menarik di bidang pengisian daya tanpa kabel.

Share
×
img
×
tekid
back to top