Huawei kembali menunda peluncuran Mate X 

Huawei dilaporkan kembali menunda peluncuran smartphone lipat Huawei Mate X. Ini merupakan penundaan kedua kali yang dialami Huawei Mate X.

Huawei kembali menunda peluncuran Mate X  Source: Google

Huawei kembali menunda peluncuran Huawei Mate X. Smartphone lipat yang tadinya digadang-gadang akan rilis pada September tahun ini harus diundur setidaknya hingga November. Ini merupakan penundaan kedua yang dialami Mate X. Karena itu pula, Samsung berpeluang untuk mendahului Huawei dalam meluncurkan smartphone lipatnya. 

Dilansir dari TechRadar (15/8), hal tersebut terungkap dalam sebuah acara di markas Huawei di Shenzen. Namun perusahaan ini meyakinkan bahwa peluncuran Mate X tidak akan lewat dari akhir tahun ini. Pasalnya, Huawei mengincar festival musim semi di Tiongkok pada awal tahun 2020. 


BACA JUGA

Huawei Nova 5T muncul di Android Enterprise

Inikah wujud asli Huawei Mate 30 Pro?

Huawei siapkan aplikasi navigasi pesaing Google Maps


Berkenaan dengan itu, terungkap juga bahwa Huawei memberi layar tambahan untuk penerus perangkat Mate X. Huawei kabarnya mengganti cover metal penerus Mate X dengan material kaca. Nah, material kaca ini nantinya dapat berfungsi juga sebagai panel layar sentuh. 

Sebagaimana diketahui, bulan lalu CEO Huawei, Ren Zhengfei terlihat memegang sebuah perangkat Mate X yang cukup berbeda dari yang selama ini dirumorkan. Mate X itu . Satu-satunya perubahan yang datang ke versi final adalah tombol kunci yang terlihat lebih ramping. Bentuknya akan rata dengan ponsel ketika Mate X diletakkan secara mendatar. Tak hanya itu, Huawei melakukan penyempurnaan di bagian engsel. Huawei Mate X tidak akan hadir dengan engsel dari serat karbon, seperti yang selama ini dirumorkan. 

Sebagaimana diketahui, Huawei pertama kali memperkenalkan Mate X pada Februari 2019. Sejak saat itu, Mate X menjadi salah satu perangkat yang paling dinanti kehadirannya. Huawei Mate X dilaporkan akan hadir dengan layar OLED berukuran 8 inci ketika dalam posisi terbuka, RAM 8 GB dan konfigurasi tiga kamera serta dukungan 5G. Kabar yang beredar, smartphone lipat ini dibanderol seharga USD2600 atau sekitar Rp37 jutaan. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: