Huawei kembali curangi hasil kamera ponselnya

Huawei kedapatan kembali mencurangi contoh foto untuk promosi produknya. Kali ini poster promo Huawei P30 Pro didapati menggunakan foto dari Getty Images.

Huawei kembali curangi hasil kamera ponselnya Source: Weibo

Huawei kembali kedapatan menggunakan foto lain untuk iklan produk terbarunya. Kali ini, iklan Huawei P30 dilaporkan menggunakan stok foto dari Getty Images yang ditampilkan sebagai contoh kapabilitas zoom yang dimiliki Huawei P30. Contoh foto tersebut diunggah ke oleh CEO Huawei, Yu Chengdong ke Weibo.

Kejanggalan tersebut pertama kali dideteksi oleh GadgetMatch (12/3) yang secara khusus menyoroti foto erupsi sebuah gunung, yang diketahui merupakan Anak Krakatau. Untuk diketahui, erupsi terakhir Anak Krakatau terjadi menjelang akhir Desember 2018 lalu. Apalagi erupsi terakhir tersebut nyatanya meruntuhkan bagian atas Anak Krakatau, tidak seperti dalam gambar yang diunggah oleh CEO Huawei tersebut.


BACA JUGA

Huawei dekati Aptoide untuk gantikan Google Play Store

Huawei bakal luncurkan HongMeng OS paling cepat September 2019

Tanggapan santai pendiri Huawei atas penangguhan Google


GadgetMatch mencoba melakukan pencarian terkait gambar tersebut. Hasilnya didapati bahwa foto itu merupakan foto karya Tom Pfeiffer yang diambil tahun 2009. Tak hanya itu, foto Anak Krakatau tersebut ternyata dijual di Getty Images.

Bukan hanya satu, ada foto lain yang ternyata digunakan Huawei dalam rangka promo Huawei P30 series. Foto tersebut menampilkan seorang anak kecil bermantel kuning sedang bermain dengan tiga ekor bebek. Foto itu merupakan portofolio dari seorang fotografer bernama jake Olson. Sama dengan Anak Krakatau, fotonya juga diambil tahun 2009.

Bukan kali ini saja Huawei menyertakan foto iklan yang nyatanya bukan diambil menggunakan perangkat yang bersangkutan. Sebelumnya, hal yang sama terjadi ketika Huawei merilis foto iklan untuk Nova 3. Kala itu diketahui bahwa foto tersebut diambil menggunakan kamera DSLR.

Dalam pembelaan yang diberikan Huawei, pihaknya menyatakan tidak pernah mengklaim bahwa foto tersebut diambil dengan menggunakan perangkat yang bersangkutan. Pihaknya menyatakan foto tersebut hanya berfungsi sebagai ilustrasi. Sementara mungkin saja terdapat beberapa perbedaan dengan foto faktual ketika menggunakan perangkat yang bersangkutan.

Untuk diketahui, bukan hanya Huawei saja yang melakukan praktik tersebut. Brand sebesar Samsung juga pernah kecolongan melakukan hal serupa. Hal tersebut terjadi di bulan Desember 2018. Saat itu, Samsung kedapatan mencurangi hasil foto menggunakan fitur Live Focus di Galaxy A8 Star. Nyatanya, foto yang menunjukkan seorang wanita dengan background blur itu diambil dengan menggunakan kamera DSLR.

Sebagai informasi, Huawei P30 Pro dikabarkan akan hadir dengan konfigurasi tiga kamera belakang dan kamera depan tunggal. Tak hanya itu, kamera belakangnya menggunakan teknologi lensa periskop yang dikatakan memiliki kemampuan 7x zoom. Huawei sendiri akan memperkenalkan P30 series di Paris pada 25 Maret mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: