sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
Jumat, 12 Mar 2021 16:50 WIB

Huawei hadapi batasan lebih ketat dari AS

Beberapa perusahaan AS sebelumnya telah menerima lisensi yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan pengiriman komponen ke Huawei yang bahkan dapat digunakan untuk membangun peralatan 5G.

Huawei hadapi batasan lebih ketat dari AS

Pemerintahan Biden akan melanjutkan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintahan sebelumnya, karena akan memperketat kendali untuk Huawei. Mereka telah memberlakukan ketentuan yang lebih ketat pada perusahaan tertentu yang sebelumnya telah memperoleh izin ekspor untuk berurusan dengan pabrikan perangkat telekomunikasi tersebut.

Dilansir dari Gizmochina (12/3), pemerintah Amerika Serikat telah menempatkan batasan baru terkait peralatan yang digunakan dalam atau dengan produk 5G, sebagaimana laporan SCMP. Larangan 5G baru tersebut mulai berlaku minggu ini, kata seorang narasumber. Dengan aturan baru itu, pemerintahan Biden telah membuat batasan baru pada ekspor komponen seperti semikonduktor, antena, dan baterai untuk perangkat Huawei 5G. Dengan kata lain, menciptakan pelarangan yang lebih seragam di antara pemegang lisensi.

Sebagai informasi, beberapa perusahaan AS sebelumnya telah menerima lisensi yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan pengiriman komponen ke Huawei yang bahkan dapat digunakan untuk membangun peralatan 5G. Sebelumnya, pemerintahan Trump telah menempatkan Huawei bersama dengan perusahaan Tiongkok lainnya di dalam daftar hitam perdagangan, ‘Daftar Entitas’, yang pada dasarnya mengharuskan perusahaan asal AS untuk memperoleh lisensi untuk berdagang dengan Huawei.

Sekarang tampaknya langkah baru-baru ini dari pemerintahan Biden meningkatkan pembatasan yang diberlakukan pada Huawei oleh Trump. Selain itu, sikap ini juga menandakan langkah yang akan diambil oleh pemerintahan baru terhadap Tiongkok dan perusahaannya.

Share
×
tekid
back to top