HP Spectre X360: Asyik untuk diajak multimedia
HP Spectre X360 bukan hanya tampil dengan performa untuk produktivitas saja. Nyatanya perangkat ini juga piawai menjawab kebutuhan multimedia.
Berada di rumah bisa menjadi mengasyikan kalau kita memiliki kegiatan yang tepat. Selain bekerja, ada banyak kegiatan yang dapat dieksplorasi selama berada di rumah. Perlu kreativitas untuk menemukan kegiatan yang dapat dilakukan untuk menghabiskan waktu. Itu pun harus didukung juga dengan perangkat yang tepat.
Untungnya, kami bisa mengandalkan HP Spectre X360 untuk menjawab kebutuhan selama berada di rumah. Selain piawai digunakan untuk bekerja, kami juga bisa memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan multimedia kami. Misalnya menonton film, mendengarkan musik atau bahkan bermain gim.
Asyik untuk multimedia
Kecil kecil cabe rawit. Rasanya itu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan notebook ini. Layarnya berukuran 13,3 inci. Tidak seperti seri sebelumnya, seri ini hadir dengan bezel yang lebih kecil untuk semakin menonjolkan kesan premiumnya.
- 10 Tahun Perjalanan Urban Republic, Ekspansi 61 Toko dan Bangun Komunitas Teknologi
- POCO Resmi Luncurkan Tablet Pad M1 dan Pad X1, Performa Ekstrem untuk Gaming dan Produktivitas
- Meta Luncurkan Oakley Meta Vanguard, Kacamata Pintar untuk Atlet dengan Fitur AI
- TECNO SPARK 40 Pro Series resmi meluncur, harga terjangkau fitur gak main-main
Bukan tanpa alasan HP memilih panel IPS untuk layarnya. Panel IPS dikenal dengan akurasi warnanya. Model ini semestinya cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya multimedia hingga bermain gim. Tidak jarang juga, monitor gaming dibekali dengan panel IPS untuk memberikan akurasi warna yang lebih akurat.
Notebook ini mendukung sistem konvertibel. Artinya layarnya dapat diputar hingga 360 derajat. Tentu saja, mekanisme ini akan mendukung beberapa skenario penggunaan. Fungsi ini tentunya juga didukung dengan layar sentuh untuk memudahkan akses jika digunakan dalam mode tablet.
Layarnya sendiri dihubungkan dengan dua engsel yang terasa kokoh saat dibuka. Karenanya, sekalipun kecil, tidak membuat notebook ini kehilangan daya tarik sebagai notebook premium. Malahan, kami cukup terkesan dengan kekuatan engselnya. Ide dasarnya mungkin agar tahan tekanan jari saat kami menyentuh layarnya dalam posisi hampir tegak lurus.
Yang cukup unik dari Spectre X360 ini adalah penempatan tombol power dan port charging-nya. Keduanya ditempatkan di masing-masing sudut notebook ini. HP merancangnya sedemikian rupa agar proses charging tidak mengganggu mekanisme lipatan layarnya.
Ada tiga faktor yang perlu diperhatikan ketika ingin menggunakan notebook untuk kebutuhan multimedia, yakni layar, speaker dan tentunya daya tahan baterai.
Sebagaimana sudah disebut, layarnya berukuran 13,3 inci Full HD dengan panel IPS. Layar ini pun sudah memiliki tingkat kecerahan 400 nits. Rata-rata laptop memiliki tingkat kecerahan 200 hingga 300 nits. Tingginya tingkat kecerahan ini dapat membuat kami mengakses konten tanpa masalah, meski berada di bawah sinar matahari. Baru memasuki desktop saja, terlihat jelas kalau kontras yang diberikan layarnya sudah bikin puas mata.
Hiburan di sela-sela pekerjaan selama di rumah merupakan sebuah kemewahan yang bisa kita terima saat ini. Karena itulah, kami memanfaatkan Spectre X360 untuk menjawab kebutuhan hiburan dengan menonton film dan bermain gim. Ya, walau pada dasarnya notebook ini tidak dirancang untuk kebutuhan bermain gim, tetapi di atas kertas, ada beberapa gim yang sanggup dijalankan dengan kartu grafis Intel Iris Plus ini.
Film pertama yang kami tonton adalah Avatar. Ini film lama, tetapi menyimpan banyak keunggulan tersendiri. Warna yang ditampilkan, kekayaan gambar serta animasi yang ditawarkan film ini tidak mudah membuat kami berpaling ketika menyaksikannya, walaupun sudah berkali-kali.
Detail gambar yang mampu disajikan layar IPS 13,3 inci ini patut diacungi jempol. Warna yang ditampilkan juga terlihat akurat. Tidak hanya itu, kontras film menjadi lebih nyata. Hal ini terlihat melalui beberapa adegan malam yang menampilkan area gelap dan terang dalam satu layar. Adegan Jack Sully dan Neytiri yang berlari di hutan, dengan platform yang menyala ketika mereka melangkah menjadi lebih hidup di layar ini. Terus terang saja, sekalipun menatap layar 13,3 inci dalam waktu lama, mata kami tetap dibuat nyaman.
Semua pasti tahu, Avatar merupakan salah satu film yang sangat kaya warna. Meski begitu, layar Spectre X360 bisa memberikan tampilan warna terbaiknya ketika digunakan untuk menonton film ini. Dominasi warna biru di filmnya terlihat sangat akurat, demikian juga dengan warna merah dan hijau yang hampir mendominasi di seluruh tayangan film ini.
Audionya lantang
Oh iya, jangan lupakan juga speakernya. Spectre X360 dibekali dengan speaker buatan Bang & Olufsen. Notebook ini sudah mendukung dual channel speaker. Artinya, kita bisa mendapatkan simulasi suara yang datang dari sisi kiri dan kanan.
Kualitas audionya sebenarnya tidak perlu diragukan lagi, apalagi dengan dukungan Bang & Olufsen. Nah, di film Avatar, suara juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Ada banyak makhluk asing yang memiliki suara unik dalam film tersebut. Nah, speaker ini mampu mengeluarkan seluruh potensi maksimal dari film tersebut.
Jujur saja, volume suaranya patut diacungi jempol. Keras dan bertenaga.Tetapi bukan asal keras. Kalau diperhatikan lebih lanjut, ada keseimbangan yang berusaha dipertahankan oleh speaker ini. Treble memang masih menjadi prioritas ketika menggunakan speaker bawaan. Meski begitu, kualitas frekuensi lainnya tampak berada dalam level yang masih menyenangkan. Bass misalnya. Cukup terdengar walau tidak se-epik jika kita menggunakan earphone. Hal ini wajar dan sudah termasuk bagus untuk kualitas loudspeaker.
Speakernya sendiri ditempatkan di bagian bawah notebook ini. Dua di bawah tengah dekat engselnya, sementara dua lagi mengapit sisi kiri dan kanan notebook ini. Karena itulah, efek separasi suara bisa ditampilkan dengan baik.
Tidak puas hanya dengan film Avatar, mumpung lagi hangat, kami sempatkan untuk rally musim kedua terbaru The Umbrella Academy. Sama halnya dengan film Avatar, film terbaru Netflix ini juga dapat ditampilkan dengan sangat baik.
Kami bisa menikmati betul bagaimana layarnya menampilkan warna era tahun 60-an dalam film ini. Tanpa sadar, satu musim kami selesaikan hanya dalam waktu sehari saja. Singkatnya, pengalaman multimedia terbaik bisa kami dapatkan di perangkat ini.
Oh iya, posisi terbaik yang kami sukai ketika menonton film adalah ketika layar dilipat sampai menyerupai bentuk tenda. Kami tidak butuh keyboardnya untuk menonton, soalnya akses ke layar bisa dilakukan dengan sentuhan. Tidak hanya itu, menurut kami posisi ini akan memaksimalkan semburan suara dari speaker. Intinya, terbaik untuk nonton film.
Main gim tanpa kendala
HP Spectre sejatinya bukan notebook yang didesain untuk memainkan gim. Namun, beberapa fitur yang diberikan rupanya bisa memberikan dukungan untuk bermain gim, misalnya Performance Mode di HP Command Center.
Sesuai namanya, mode ini diberikan untuk software yang membutuhkan performa CPU yang tinggi. Di mode ini, putaran kipas akan dipercepat. Sekali diaktifkan, deru kipasnya langsung terdengar. Idealnya, fitur ini juga akan berguna waktu kami pakai bermain gim.
Gim yang kami mainkan adalah Valorant. Secara umum, sekalipun dijalankan di setting grafis tinggi, gim ini bisa dijalankan dengan baik. Permainan bisa berjalan dengan lancar. Apalagi ketika Spectre X360 digunakan dalam Performance Mode.
Sebenarnya menggunakan mode yang direkomendasikan oleh HP sudah paling baik. Artinya, sistem akan menganalisa kerja notebook dan memberikan pengaturan yang terbaik. Misalnya ketika kami gunakan untuk bermain, otomatis kecepatan kipas akan meningkat. Hal ini karena suhu mesin yang mulai meningkat saat digunakan untuk bermain.
Tapi jangan pernah coba untuk main gim Valorant ini menggunakan layar sentuhnya, karena tidak akan bisa dilakukan. Sebenarnya ada beberapa gim yang mendukung layar sentuhnya. Misalnya Candy Crush yang memang sudah terinstall di dalam notebook ini.
Kami cukup terkesan dengan apa yang diberikan HP pada Spectre X360. Seperti yang kami bilang, perangkat ini memang tidak didesain untuk bermain gim. Namun, pada dasarnya dukungan fitur dan spesifikasinya dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan gaming. Kemampuannya ini patut diacungi jempol.
Saat kerja dari rumah seperti ini, Spectre X360 mampu memberikan pengalaman multimedia yang menyenangkan di sela pekerjaan. Tidak hanya sekadar layarnya yang jernih dengan akurasi warna dan kontras yang baik, dukungan speakernya semakin melengkapi kenikmatan menonton film. Diajak bermain gim pun notebook ini mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan.









