Harga PlayStation bakal melambung tinggi

Sony memberi peringatan dini bahwa harga PlayStation bakal melambung dari sebelumnya. Hal ini terjadi lantaran pemerintahan Trump berniat untuk memperluas kenaikan tarif ekspor dari Tiongkok.

Harga PlayStation bakal melambung tinggi Source: Pexels

Sony memberi peringatan dini bahwa konsol PlayStation bisa saja menjadi lebih mahal. Hal ini terjadi lantaran perang dagang yang terjadi antara AS dan Tiongkok. Kenaikan harga ini akan menjadi keniscayaan jika pemerintahan Donald Trump tetap memberlakukan tarif yang lebih tinggi bagi ekspor Tiongkok. 

Mengutip dari Wall Street Journal (31/7), Pemerintahan Trump telah menaikkan tarif ekspor bagi barang konsumsi asal Tiongkok, dari 10 persen menjadi 25 persen. Saat ini, kabarnya kenaikan tarif itu akan ditambahkan ke komoditas ekspor Tiongkok lainnya yang memiliki nilai total USD300 juta. Hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi harga konsol gim


berita tentang tek.id

BACA JUGA

TV LED Crystal 16K Sony dihargai Rp81 miliar

Rayakan ulang tahun ke-40 tahun Walkman, Sony hadirkan dua perangkat baru

Begini bocoran Sony Xperia 2


Untuk mempersiapkan potensi kenaikan tarif itu, Sony menyatakan sedang mempertimbangkan beberapa opsi, salah satunya adalah membebankan biaya produksi pada konsumen. Kenaikan harga dipandang sebagai langkah yang perlu dilakukan apabila tarif lebih tinggi itu masih berlaku. Sejauh ini, Sony belum memutuskan langkah apa yang musti mereka ambil. 

“Kami percaya, dan karena itu kami telah memberitahu pemerintah AS, bahwa tarif yang lebih tinggi pada akhirnya akan merusak ekonomi AS,” ujar Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki

Untuk diketahui, Sony sebelumnya sudah menjalin kerjasam dengan Microsoft dan Nintendo untuk mengajukan keberatan terhadap kenaikan tarif tersebut. Dalam surat yang mereka ajukan, kenaikan tarif ekspor itu akan mengganggu bisnis mereka. Kendati demikian pada akhirnya, konsumen di AS dan bisnis kecil seperti para pembuat gim lah yang akan menerima dampak paling besar. Dalam surat itu dikatakan juga kalau konsumen akan kehilangan USD840 juta karena kenaikan harga dan 200ribu pekerjaan di AS akan terancam. 

Beberapa manufaktur konsol gim bahkan berencana untuk melakukan produksi di luar Tiongkok, untuk menghindari kenaikan harga ekspor tersebut. Untuk diketahui, Nintendo sudah memindahkan produksi konsol Switch ke Vietnam bulan lalu. 

Sony sendiri saat ini sedang mempersiapkan kedatangan PS5 di tahun 2020. PS5 digadang-gadang sebagai konsol gim dengan spesifikasi yang lebih serius dari sebelumnya. Harganya yang diprediksi sudah tinggi akan semakin naik saat proposal kenaikan tarif ini terus berlanjut. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: