Hal yang perlu diperhatikan di balik kecepatan jaringan 5G

Telstra Australia memperlihatkan jaringan 5G mereka dapat mencapai kecepatan unduh 458Mbps dan unggah 63,3Mbps.

Hal yang perlu diperhatikan di balik kecepatan jaringan 5G Jaringan 5G (Pixabay)

Teknologi jaringan generasi kelima alias 5G sudah di depan mata. Beberapa negara sudah mulai melakukan pengetesan jaringan tersebut untuk memastikan para operator seluler siap untuk menjalankan jaringan 5G secara utuh.

Salah satunya adalah Australia. Mereka baru-baru ini melakukan pengetesan jaringan 5G melalui salah satu operator seluler mereka, yakni Telstra. Dalam pengujian itu, mereka ingin melihat seberapa cepat jaringan 5G yang mereka miliki.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mitos 5G dan pertanyaan seputarnya

Telkomsel bakal siapkan 5G untuk perusahaan kertas

Monetisasi 5G masih sulit dilakukan


Ada beberapa perangkat yang digunakan pada kesempatan kali ini. Beberapa diantaranya seperti OPPO Reno 5G, LG V50 ThinQ, dan beberapa perangkat lainnya. Cnet (28/9/2019) melaporkan, hasilnya sangat mengesankan.

Ada beberapa tes yang mereka lakukan. Salah satunya adalah mengunduh gim PUBG yang berukuran 2,04GB. Ternyata, perangkat yang menggunakan jaringan 5G dapat mengunduhnya dalam kurun waktu kurang dari dua menit saja.

Selain itu, mereka juga mengetes seberapa cepat jaringan 5G mereka dapat mengunduh dan mengunggah file. Hasilnya pun mengagumkan. Kecepatan maksimal yang bisa mereka dapatkan adalah 485Mbps unduh dan 63,3Mbps unggah.

Kecepatan ini setidaknya 10 kali lipat lebih cepat jika dibandingkan dengan jaringan 4G Telstra dan setidaknya lima kali lebih cepat jika dibandingkan dengan jaringan broadband mereka. Tentu saja, hal ini akan membawa era baru dalam jaringan mobile.

Namun, ada sesuatu yang harus pengguna pertimbangkan. Calon pengguna mungkin akan terbuai dengan  karena kecepatan internet yang tinggi, namun tanpa sadar mereka akan menghabiskan data yang lebih tinggi pula.

Semasa pengujian, hanya butuh 25 menit saja pengguna dapat menghabiskan kira-kira 10GB data. Tentu saja, jika pengguna memiliki limit penggunaan data per bulan, hal ini merupakan hal yang sangat menakutkan.

Padahal, dalam 25 menit tersebut hanya melakukan pengunduhan gim PUBG dan melakukan streaming Netflix saja. Namun perlu diperhatikan, karena kecepatan jaringan tersebut lebih tinggi dari jaringan broadband, maka Netflix akan berjalan di pengaturan tertinggi.

Selain di Australia, pengetesan 5G juga telah dilakukan di Inggris. Dalam pengujian tersebut, ditemukan sebagian besar fakta yang sama. Fakta yang dimaksud adalah kecepatan internet yang tinggi yang berujung konsumsi data yang lebih tinggi.

Selain itu, ditemukan juga fakta bahwa layanan 5G dalam waktu dekat ini masih belum merata dan kecepatannya masih akan sangat fluktuatif. Namun, ini baru permulaan 5G dan layanan ini diharapkan meningkat pada tahun 2020.

Faktanya, banyak pengamat industri menyatakan bahwa pemilik ponsel pintar 5G seharusnya tidak mengharapkan untuk merasakan manfaat kecepatan dari standar nirkabel generasi selanjutnya.

Hal ini mungkin juga menjelaskan mengapa Apple diharapkan untuk memperkenalkan iPhone 5G yang siap digunakan tahun depan. Seperti biasa, Apple akan lebih memilih untuk mengamati pasar sebelum meluncurkan iPhone dengan jaringan 5G.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: