sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
Rabu, 04 Agst 2021 09:31 WIB

Hadirnya Tesla di India terbentur bea masuk

Hingga saat ini, India memberkalukan pajak 100% untuk mobil impor dengan harga lebih dari USD 40.000 (Rp573 juta) termasuk asuransi dan biaya pengiriman.

Hadirnya Tesla di India terbentur bea masuk
Image by Joseph Mucira from Pixabay

Meski kedatangan Tesla di India telah lama ditunggu-tunnggu, penantian kendaraan listrik populer dari perusahaan mungkin agak terhambat lantaran bea masuk yang tinggi di negara tersebut sebagaimana informasi dari TimesNowNews.

Walaupun dimungkinkan untuk mengimpor mobil dari Gigafactory perusahaan di Tiongkok, bea masuk akan membuat harga mobil melonjak, sehingga kurang layak di pasar. Jadi, satu-satunya cara untuk menghindari masalah ini adalah dengan membuat dan merakit mobil secara lokal di bawah skema kendaraan listrik pemerintah India.

Dilansir dari Gizmochina (4/8), saat ini Tesla Model 3 adalah salah satu model paling terjangkau dari perusahaan dan ditawarkan dengan harga sekitar USD39.990 (Rp573 juta). Namun, Model 3 di India bisa mencapai 2 kali lipatnya karena bea masuk. Ini bisa membuat model yang terjangkau menjadi terlalu mahal untuk pasar lokal. Menurut pakar Industri, bea masuk untuk mobil yang diimpor sepenuhnya ke India ini menjadi perhatian besar bagi Elon Musk.

Hingga saat ini, India memberlakukan pajak 100% untuk mobil impor dengan harga lebih dari USD 40.000 (Rp573 juta) termasuk asuransi dan biaya pengiriman. Sementara itu, mobil dengan harga kurang dari USD40.000 hanya memiliki pajak impor 60%. Menurut seorang analis Counterpoint Research, “Musk juga mengkritik kebijakan pemerintah untuk kendaraan listrik, karena mereka menarik tarif impor yang sama seperti untuk mobil bensin dan diesel”.

Share
×
img
×
tekid
back to top