Grab investasi Rp7,1 Triliun di Vietnam

Grab akan menginvestasikan USD500 juta (Rp7,1 triliun) di Vietnam. Dana tersebut dialokasikan selama lima tahun ke depan.

Grab investasi Rp7,1 Triliun di Vietnam (Foto: Sagioneer)

Grab akan menginvestasikan USD500 juta (Rp7,1 triliun) di Vietnam. Dana tersebut dialokasikan selama lima tahun ke depan demi memperluas layanannya di Asia Tenggara. Perusahaan mengatakan akan memperluas jaringan transportasi, makanan dan pembayaran di negara tersebut.

"Investasi ini merupakan cerminan dari komitmen kami yang berlipat ganda untuk Vietnam," kata Russell Cohen, Head of Regional Operation Grab.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Ninja Xpress bantu UMKM bikin promo digital

Startup pertanian di Indonesia, kecil tapi layak didukung

Grab targetkan 50 GrabKitchen tersebar di 2019


"Perekonomian negara yang berkembang pesat dan populasi kelas menengah yang baru muncul membuatnya siap untuk mengadopsi layanan digital."

Informasi terkait investasi Grab di Vietnam pertama kali diungkap oleh Reuters awal pekan ini. Presiden Grab Ming Maa kepada Reuters mengatakan "kami sangat gembira terkait Vietnam. Kami melihat karakteristik yang sangat mirip dengan Indonesia."

Bulan lalu, Grab meluncurkan rencana untuk menginvestasikan USD2 miliar di Indonesia. Startup asal Singapura ini bertujuan untuk membangun jaringan transportasi generasi mendatang dan mengubah cara untuk mendapatkan layanan penting seperti layanan kesehatan.

Keputusan perusahaan untuk mengucurkan investasi tambahan di Vietnam muncul ketika pasar ride-hailing di negara tersebut menjadi lebih kompetitif berkat hadirnya Gojek dan Be Vietnam. 

"Persaingan di ride-hailing akan menjadi lebih sengit... Besarnya investasi berarti Grab bisa menawarkan diskon tinggi meskipun berisiko dalam jangka pendek," ujarnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: