Google tutup platform Jump VR

Perusahaan tersebut meluncurkan platform Jump pada tahun 2015 untuk menyederhanakan pembuatan video 3D 360 derajat.

Google tutup platform Jump VR Source: Google via Engadget

Pada akhir Juni mendatang, Google dikabarkan akan menutup platform Jump VR. Pengguna juga telah diberi tahu agar mengunduh datanya sebelum layanan ini benar-benar tidak aktif. Dilansir dari Engadget (18/5), perusahaan tersebut meluncurkan platform Jump pada tahun 2015 untuk menyederhanakan pembuatan video 3D 360 derajat menggunakan pemotretan dan video yang diambil oleh sekumpulan kamera yang kompatibel, biasanya terdiri lebih dari selusin action camera. Setelah diunggah, Google mengandalkan cloud untuk secara otomatis menyatukannya.

Dalam sebuah email yang dikirimkan kepada pengguna dan pemberitahuan yang diposting di bagian atas halaman sesi tanya-jawab (FAQ) Jump, raksasa teknologi tersebut mengatakan platform ini akan berhenti menerima unggahan untuk diproses pada pukul 11:59 pada 26 Juni waktu Pasifik. Mereka menginginkan salinan data yang diunggah ke cloud akan memiliki waktu hingga 27 Juni untuk mengunduh semuanya. Pada 28 Juni, Google akan mulai menghapus data cloud Jump dan menonaktifkan akun.


BACA JUGA

Algoritma baru bisa ciptakan suara VR lebih nyata

VR HTC bisa terhubung ke PC via Wifi 5 GHz

Facebook bakal hadirkan gim VR khusus perangkat Oculus


 

Google terpaksa menutup platform layanan VR itu lantaran basis pengguna yang terus menurun. “Kami telah melihat munculnya sejumlah solusi alternatif yang baik untuk kreator, termasuk VR180. Ketika kamera, format, dan alat pengeditan ini tersedia, kami melihat penurunan penggunaan dari Jump Assembler,” kata Google.

Untungnya, kamera yang mendukung Jump, seperti GoPro Odyssey dan Yi Halo, masih akan bekerja dengan software pengeditan video pihak ketiga.

 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: