Google pastikan tidak akan ada konsol khusus Stadia

Bos Stadia, Phil Harrison menentang keras hadirnya konsol khusus karena dia yakni platform ini akan menjadi masa depan dunia gaming.

Google pastikan tidak akan ada konsol khusus Stadia Bos Stadia Phil Harrison (wccftech)

Google baru saja meluncurkan layanan streaming gim perdana mereka yang bernama Stadia beberapa waktu lalu. Seperti rumor yang beredar, para pengguna dapat melakukan streaming gim menggunakan perangkat komputer atau perangkat yang berbasis Android.

Meski demikian, para gamer masih penasaran apakah Google tertarik untuk membuat konsol berbasis Stadia. Namun, bos dari Stadia, Phil Harrison dengan tegas menentang konsep tersebut.


BACA JUGA

Google : Sudah ada 4.000 pengembang tertarik dengan proyek Stadia

Harga gim di Stadia bakal lebih mahal dibandingkan platform lain

Ini dia harga langganan Google Stadia


“Kami benar-benar menegaskan bahwa kami tidak, tidak akan, dan tidak akan pernah merilis konsol. Stadia adalah platform generasi baru, bukan platform generasi berikutnya. Saya pikir itu adalah momen yang sangat menarik untuk industri ini,” kata Phil seperti dikutip dari laman Wccftech (22/3/2019).

“Seluruh dunia tidak akan beralih ke model baru itu dalam semalam, dan akan butuh waktu bagi kami untuk mewujudkan setiap aspek dari janji itu. Tetapi ini adalah fundamental, dan saya percaya dengan penuh semangat, platform ini adalah arah yang tak terhindarkan."

Phil juga memberikan info baru tentang apa yang dibutuhkan pemain untuk memaksimalkan Stadia. Untuk mencapai gameplay di resolusi 4K 60fps, pengguna pun tidak memerlukan koneksi yang sangat cepat.

“Kami telah membuat beberapa peningkatan yang sangat signifikan dalam platform streaming kami, codec kami, layanan perangkat keras dan perangkat lunak kami, yang berarti kami dapat mencapai 4K 60fps dengan kecepatan internet sekitar 30mbps,” tegasnya.

Mengenai masalah batasan data Internet, Phil menyatakan keyakinannya bahwa ISP akan menaikkan atau menghilangkan batasan mereka karena streaming game menjadi lebih lazim. Jadi, dia yakin kedepannya akan banyak layanan internet khusus untuk para gamer.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: