Google, Microsoft, Intel buat konsorsium untuk lindungi data pengguna

Sepuluh perusahaan besar berkomitmen untuk membangun konsorsium guna melindungi data pengguna, di antaranya ialah Google, Intel dan Microsoft.

Google, Microsoft, Intel buat konsorsium untuk lindungi data pengguna Source: Pexels

Keamanan data menjadi satu hal terpenting dalam menggunakan internet. Biasanya pengamanan data akan dilakukan ketika file atau data tersebut dikirim. Namun tidak ada yang menduga bahwa data bisa saja diterobos oknum tidak bertanggung jawab. 

Untuk itulah sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft, Google dan Intel serta tujuh perusahaan lain membentuk Konsorsium Komputasi Rahasia. Konsorsium ini akan membantu teknologi open source untuk menawarkan akses data yang lebih privat. Idealnya, data akan selalu terenkripsi meskipun saat sedang digunakan pengguna. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Microsoft akan bawa banyak varian Surface Pro 7

Ini solusi ketahanan perangkat lipat dari Microsoft

Microsoft buka uji coba fitur Power Toys di Windows 10


Untuk diketahui, di antara tujuh perusahaan lain itu terdapat Alibaba Cloud, Arm, Baidu, IBM, Red Hat, Swisscom dan Tencent. 

Beberapa kontribusi awal mulai mereka berikan, salah satunya datang dari Microsoft. Perusahaan ini memberikan kerangka kerja yang membantu orang untuk menulis kode di dalam Trusted Execution Environments. Ini merupakan kerangka kerja Intel yang akan melindungi kode pada level hardware.

Intel kabarnya juga memberikan Intel Software Guard Extensions. SDK ini didesain untuk membantu pengembang aplikasi melindungi kode dan data yang sudah dipilih dari modifikasi pada level hardware

Sementara itu, Red Hat Enarx akan menyediakan abstraksi platform untuk Trusted Execution Environments (TEE) yang mampu membuat dan menjalankan aplikasi yang privat dan tanpa server. Linux Foundation sendiri kabarnya akan menjadi tuan rumah bagi konsorsium ini. 

Engadget (22/8) mencatat, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar konsorsium ini mampu bekerja dengan baik. Ini merupakan proyek open source pertama yang digelar untuk melindungi data pengguna. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: