sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
Kamis, 02 Jul 2020 14:16 WIB

Google bayar Rp21,7 triliun ke Apple untuk jadi mesin pencari default Safari

Dalam sebuah temuan terbaru oleh otoritas Inggris, Google dikabarkan masih membayar Apple Rp21,7 triliun untuk menjadikan mereka mesin pencari default di peramban Safari iPhone.

Google bayar Rp21,7 triliun ke Apple untuk jadi mesin pencari default Safari

Jika kalian para pengguna peramban Safari, pasti kalian sadar bahwa mesin pencari default yang digunakan adalah Google. Padahal, masih banyak mesin pencari lain yang dapat digunakan oleh Apple untuk digunakan di peramban mereka.

Ternyata, hal ini bukan tidak disengaja lho. Google hingga saat ini masih membayar Apple sejumlah uang yang jumlahnya tak sedikit untuk membuat mereka menjadi mesin pencari default dari Safari. 

Hal ini terungkap setelah regulator pemerintah Inggris melakukan penelitian terkait dengan “kerja sama” tersebut. Mereka mencatat, Google memnawar setidaknya USD1,5 miliar atau Rp21,7 triliun kepada Apple setiap tahun hanya di Inggris saja, seperti dikutip dari laman The Verge (2/7/2020).

Seperti diketahui, Safari telah menggunakan Google sebagai peramban default di perangkat iPhone. Praktik bisnis ini pertama kali terungkap pada tahun 2014, dimana Google membayar USD1 miliar atau Rp14,4 triliun ke Apple.

Meski kerjasama ini menguntungkan untuk Apple dan Google, namun hal ini membuat persaingan bisnis menjadi tidak seimbang. Dan tampaknya, Google telah memonopoli pangsa pasar mesin pencari di sebagian besar perangkat smartphone di seluruh dunia.

Hingga saat ini, baik Google dan Apple masih belum memberikan keterangan resmi mereka terkait dengan hasil penemuan tersebut. 

Share
back to top