Google Assistant kini bisa bahasa Jerman hingga Korea

Suara baru di Google Assistant tersedia dalam bahasa Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, dan Norwegia.

Google Assistant kini bisa bahasa Jerman hingga Korea

Google Assistant menambahkan dukungan bahasa yang bisa diucapkan olehnya. Google mengumumkan menambahkan sembilan bahasa suara baru, dimana tujuh diantaranya jauh berbeda dengan bahasa Inggris. Hal ini memungkinkan pengguna untuk bercakap dengan Google Assistant dan menjawab dalam bahasa yang sama.

Saat pengguna menyiapkan smartphone Android baru, suara akan diatur secara default dengan dipilih secara acak, sehingga setiap pengguna akan mendapat bahasa yang berbeda. Namun pengguna bisa mengaturnya dalam menu pengaturan di Google Assistant. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Ini dia Pixelbook Go, laptop Google selanjutnya

Duo Pixel 4 akan segera rilis. Simak spesifikasi dan fiturnya!

Mode incognito di Play Store beri peringatan dari potensi serangan


Suara baru di Google Assistant tersedia dalam bahasa Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, dan Norwegia. Bahasa ini akan diatur sesuai dengan negara pengguna masing-masing. Suara bahasa Inggris baru pun disediakan Google di India dan Inggris. 

Sebagaimana biasanya, pembaruan Google Assistant tidak akan tersedia untuk semua pasar, melainkan hanya beberapa negara. Dilansir Slashgear (19/9), Google juga menawarkan suara baru Google Assistant yang netral-gender dan hampir acak, guna mencegah adanya suara yang dinilai kurang layak.

Teknologi dibalik fitur ini adalah dukungan dari WaveNet, dengan memanfaatkan deep neural network bukan untuk menganalisis input suara pengguna, melainkan untuk menghasilkan bentuk gelombang audio, sehingga suaranya terdengar lebih realistis dan lebih manusiawi. Teknologi serupa juga digunakan pada layanan Google lainnya yang berbasis AI seperti Google Duplex.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: