sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
Selasa, 13 Okt 2020 16:03 WIB

Google akan dipaksa jual Chrome

Pemerintah AS kemungkinan besar akan memaksa Google untuk menjual Chrome dan beberapa lini bisnis iklannya untuk mengurangi kontrol perusahaan ini di pasar.

Google akan dipaksa jual Chrome

Google dipaksa untuk menjual peramban Chrome dan beberapa bagian bisnis iklannya. Hal ini diajukan oleh Department of Justice Amerika Serikat pasca menginvestigasi Google. Opsi ini diajukan untuk mengurangi kontrol Google terhadap iklan digital di internet. 

Untuk diketahui, selama beberapa bulan belakangan ini, Google telah menarik perhatian regulator AS. Pasalnya raksasa teknologi ini memiliki kontrol yang sangat besar di pasar. Perusahaan ini diklaim menggunakan layanannya sendiri untuk menekan kompetitor pihak ketiga dan mendominasi pasar dari bisnis iklan hingga peta. Laporan tersebut juga memperingatkan pertumbuhan bisnis cloud Google, termasuk rencana akuisisi Fitbit yang diprediksi akan memperkuat posisi perusahaan ini. 

Sebenarnya tidak hanya Google saja yang menghadapi investigasi serupa. perusahaan-perusahaan besar lainnya, seperti Amazon, Apple dan Facebook juga sedang menjalani masa investigasi ini. Komite Antitrust AS menyebut kalau hal ini dilakukan untuk mengurangi monopoli dari perusahaan-perusahaan tersebut. 

“Perusahaan yang memiliki posisi dominan yang absolut dalam hal pencarian online adalah Google. Ini menyumbangkan masing -masing 81% untuk kueri penelusuran di komputer desktop dan 94% untuk hasil kueri penelusuran umum perangkat seluler di AS” demikian tertulis dalam laporan tersebut, sebagaimana dilansir dari Gizchina (13/10). 

Hal ini tidak hanya terjadi di AS saja. Uni Eropa pun melakukan langkah serupa, meskipun targetnya cukup berbeda. Di Eropa, Apple bakal dipaksa untuk membuka akses NFC di perangkat iPhone untuk pengembang pihak ketiga. Hal ini dilakukan lantaran Apple dituduh melakukan monopoli NFC di iPhone dan Apple Watch hanya untuk opsi pembayaran Apple Pay saja. 
 

Share
×
tekid
back to top