Globalfoundries sudah siapkan prosesor 7nm

Proses fabrikasi tersebut diharapkan memberikan performa andal dengan efisiensi daya tinggi

Globalfoundries sudah siapkan prosesor 7nm Gambar: Tech Power Up

Belum lama ini Globalfoundries berdiskusi seputar kemungkinan masa depan proses manufaktur, meminta perhatian khusus terhadap langkah selanjutnya dalam arsitektur 7 nm. Dilansir dari Tech Power Up (8/3), tampaknya proses 7 nm di Globalfoundries telah mendapatkan bantuan dri mantan ahli teknik IBM, dan perusahaan tersebut kini berharap lebih baik ketimbang memperkirakan spesifikasi teknis dan pencapaian proses 7 nm.

Meski peralihan 14 nm ke 7 nm diharapkan memberikan yang terbaik, Chief Technical Officer Globalfoundries, Gary Patton menjelaskan hal tersebut sebaiknya dikecilkan menjadi 2,7 kali lipat dari ukuran aslinya. Sebagai contoh, prosesor AMD seri 1000 berbasis die Zeppelin dan proses 14nm dengan ukuran 213 mm² dan desain 8 core dapat direduksi menjadi hanya 80mm. AMD dapat berpotensi menggunakan tempat tambahan die tersebut untuk membuat beberapa penyediaan, jika proses tersebut masih masih dalam tahap awal dan menghasilkan sedikit boost; atau menjejalkannya dengan jumlah core ganda dan peningkatan arsitektur lain.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Intel i9-9900KS punya TDP 127W

Bocoran Cascade Lake X 10 core 20 threads mencuat

AMD Ryzen Threadripper 3000 akan dukung RAM quad-channel


Patton juga menyatakan peningkatan ruang die bukanlah satu-satunya hal berjalan lebih baik ketimbang yang mereka harapkan pada proses pembuatan 7nm. Dirinya menerangkan desain tersebut mampu menyentuh frekuensi pengoperasian hingga 5 GHz. Meski demikian, pengoperasian 5 GHz memang terdengar sedikit berlebihan, apalagi jika melihat aspek stabilitas performa.

Prosesor dengan arsitektur proses 7nm memang akan sangat menarik, karena pihak pertama yang berhasil membuatnya berpotensi menguasai pasar. Sama seperti sebelumnya, peralihan arsitektur dari 14nm ke 7 nm akan berdampak pada konsumsi daya yang lebih rendah dan kekuatan komputasi yang semakin tinggi. Masalahnya adalah memproduksi prosesor dengan transistor yang jauh lebih kecil dari virus HIV akan sangat sulit, bahkan untuk pabrik mikroprosesor sekelas Globalfoundries.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: