Gara-gara Intel, Apple tidak bakal luncurkan iPhone 5G tahun ini

Eksekutif Intel menyebut bahwa mereka tidak bisa menyelesaikan produksi modem 5G sebelum 2020. Apple pun mencari solusi lain untuk menghadirkan teknologi tersebut di perangkat mereka.

Gara-gara Intel, Apple tidak bakal luncurkan iPhone 5G tahun ini iPhone XS, XS Max, dan XR (tek.id)

Para pengguna perangkat Apple tampaknya masih harus menelan ludah selama ajang MWC 2019 berlangsung. Pasalnya Apple tidak akan memiliki smartphone 5G tahun ini.

Intel sendiri selaku penyedia modem 5G Apple, mengumumkan bahwa mereka belum siap untuk meluncurkan modem 5G si awal semester ini. Bahkan, beberapa eksekutif mereka tidak berharap modem tersebut akan hadir di ponsel publik hingga 2020 mendatang.


BACA JUGA

Telkomsel bakal siapkan 5G untuk perusahaan kertas

Monetisasi 5G masih sulit dilakukan

Smartphone 5G bakal populer di tahun 2023


Pernyataan tersebut dikatakan langsung oleh kepala bisnis chip jaringan Intel, Sandra Rivera. Ini menunjukkan, meski Intel sudah memiliki beberapa teknologi yang sudah siap di beberapa bidang, namun belum cukup untuk membuat modem 5G mereka berjalan dengan baik.

Hal ini menjadi hal yang cukup memusingkan bagi Apple. Pasalnya mereka sudah memutus hubungan dengan Qualcomm karena ada konflik di kedua kubu. Para penggemar pun bisa sangat kecewa. Padahal, Qualcomm yang paling menyediakan teknologi ini.

Tapi, 9to5mac (26/2) menyatakan, Apple sudah menjalin komunikasi dengan Samsung serta MediaTek untuk memasok modem 5G untuk mereka. Hanya saja, belum ada hasil pasti dari obrolan tersebut.

Saat dimintai keterangan, pihak Apple tidak memberikan respon. Hal ini semakin menunjukkan bahwa kabar tersebut benar.

Sekadar informasi, di awal 2019 ini, Apple memang kabarnya tidak akan meluncurkan produk iPhone atau iPad yang menggunakan modem 5G. Mereka baru akan meluncurkan perangkat tersebut pada 2020 mendatang.

Apple tentu tertinggal satu langkah dengan produsen smartphone Android. Padahal Apple digadang-gadang menjadi trendsetter di industri smartphone.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: